<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fakta Hukum Lembata</title>
	<atom:link href="https://lembata.faktahukumntt.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lembata.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Lembata</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jan 2026 04:09:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-6-32x32.png</url>
	<title>Fakta Hukum Lembata</title>
	<link>https://lembata.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>10 Kunci Koperasi SUKSES</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/tak-berkategori/10-kunci-koperasi-sukses-berkelanjutan-dan-mandir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 04:05:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=23461</guid>

					<description><![CDATA[FHCN- Ispirasi- Koperasi? 1. Niat Melayani, Bukan Mengejar Bantuan Ulasan: Koperasi yang hidup lahir dari kebutuhan nyata anggota, bukan karena program proyek atau bantuan sesaat. Contoh: Koperasi simpan pinjam yang dibentuk oleh pedagang pasar untuk saling membantu modal usaha, bukan karena ada dana hibah pemerintah. 2. Modal Utama dari Anggota Ulasan: Ketergantungan pada utang negara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>FHCN- Ispirasi- Koperasi?</p>
<p>1. <strong>Niat Melayani, Bukan Mengejar Bantuan</strong><br />
Ulasan<strong>:</strong><br />
Koperasi yang hidup lahir dari kebutuhan nyata anggota, bukan karena program proyek atau bantuan sesaat.<br />
Contoh:<br />
Koperasi simpan pinjam yang dibentuk oleh pedagang pasar untuk saling membantu modal usaha, bukan karena ada dana hibah pemerintah.</p>
<p>2. Modal Utama dari Anggota<br />
Ulasan:<br />
Ketergantungan pada utang negara membuat koperasi rapuh. Modal internal menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab.<br />
Contoh:</p>
<p>Simpanan wajib dan sukarela dikelola disiplin sehingga koperasi mampu membiayai usaha tanpa pinjaman luar.</p>
<p>3. Usaha Sesuai Kebutuhan Anggota<br />
Ulasan:<br />
Banyak koperasi mati suri karena menjalankan usaha yang tidak dibutuhkan anggotanya.<br />
Contoh:<br />
Koperasi petani fokus pada pupuk, benih, dan pemasaran hasil panen, bukan membuka usaha yang jauh dari dunia pertanian.</p>
<p>4. Pengurus Jujur dan Profesional<br />
Ulasan:<br />
Kejujuran menjaga kepercayaan. Profesionalisme menjaga keberlanjutan.<br />
Contoh:<br />
Laporan keuangan dibacakan rutin di rapat anggota dan bisa diakses siapa saja tanpa ditutup-tutupi.</p>
<p>5. Non-Politis dan Bebas Kepentingan<br />
Ulasan:<br />
Koperasi yang dijadikan alat politik biasanya hanya aktif menjelang pemilu lalu mati perlahan.<br />
Contoh:<br />
Pengurus dilarang membawa atribut atau agenda politik ke dalam keputusan koperasi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2.497 PPPK Tahap Kedua Pemprov NTT Resmi Terima SK pada 10 Desember 2025</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/daerah/2-497-pppk-tahap-kedua-pemprov-ntt-resmi-terima-sk-pada-10-desember-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 12:38:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[2.497 PPPK tahap kedua]]></category>
		<category><![CDATA[BKD Provinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Emanuel Melkiades Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[GOR Oepoi Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Pejabat ASN Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pengangkatan PPPK]]></category>
		<category><![CDATA[Penyerahan SK PPPK]]></category>
		<category><![CDATA[PPPK NTT 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Seleksi PPPK tahap kedua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=23349</guid>

					<description><![CDATA[Semua indah pada waktunya FHCN &#8211; Rabu 10 Desember 2025-Sebanyak 2.497 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hasil seleksi tahap kedua Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan pada hari ini, Rabu, 10 Desember 2025, bertempat di GOR Oepoi Kupang. Kepastian penyerahan SK ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Semua indah pada waktunya</em></strong></p>
<p>FHCN &#8211; Rabu 10 Desember 2025-Sebanyak <strong>2.497 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)</strong> hasil seleksi tahap kedua Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menerima <strong>Surat Keputusan (SK) pengangkatan</strong> pada hari ini, <strong>Rabu, 10 Desember 2025</strong>, bertempat di <strong>GOR Oepoi Kupang</strong>.</p>
<p>Kepastian penyerahan SK ini disampaikan oleh <strong>Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT, Yosef Rasi</strong>, pada Jumat malam, 5 Desember 2025. Ia menegaskan bahwa seluruh dokumen pengangkatan tersebut akan diserahkan langsung oleh <strong>Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena</strong>.</p>
<p>“Kami sudah menyiapkan agenda penyerahan SK PPPK tahap kedua yang akan dilaksanakan pada Rabu, 10 Desember 2025 di GOR Oepoi Kupang. Total ada <strong>2.497 orang</strong> yang akan menerima SK,” ujar Yosef.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NOVENA 9 HARI</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/rohani/novena-9-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 13:56:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[9 hari]]></category>
		<category><![CDATA[Novena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=23321</guid>

					<description><![CDATA[&#160; ✨ NOVENA 9 HARI UNTUK KESEMBUHAN Melalui Hati Kudus Tuhan Yesus &#38; Hati Suci Bunda Maria (Didoakan selama 9 hari berturut-turut, tepat pukul 12 malam) Doa Pembuka (setiap hari) Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin. Yesus yang Mahakasih, pada tengah malam yang sunyi ini aku datang kepada-Mu dengan hati penuh harapan. Melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<h1>✨ <strong>NOVENA 9 HARI UNTUK KESEMBUHAN</strong></h1>
<p><strong>Melalui Hati Kudus Tuhan Yesus &amp; Hati Suci Bunda Maria</strong><br />
(Didoakan selama 9 hari berturut-turut, tepat pukul 12 malam)</p>
<hr />
<h2><strong>Doa Pembuka (setiap hari)</strong></h2>
<p>Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.</p>
<p>Yesus yang Mahakasih, pada tengah malam yang sunyi ini aku datang kepada-Mu dengan hati penuh harapan.<br />
Melalui <strong>Hati-Mu yang Kudus</strong> dan <strong>Hati Suci Bunda Maria</strong>, aku memohon rahmat <strong>kesembuhan</strong>, pemulihan, dan damai yang utuh bagi diriku / (sebutkan nama yang didoakan).</p>
<p>Bunda Maria, pendamping setia dalam setiap luka dan penderitaan, bawalah doaku ke hadapan Putramu.<br />
Semoga kehendak Tuhan terjadi atas diriku dengan penuh kasih. Amin.</p>
<hr />
<h1><strong>DOA HARIAN</strong></h1>
<h2><strong>Hari 1 – Memohon Penguatan</strong></h2>
<p>Tuhan Yesus, kuatkanlah hati dan tubuhku.<br />
Walau aku lemah, Engkau adalah kekuatanku.<br />
Pulihkanlah setiap bagian yang rapuh dalam diriku.<br />
Bunda Maria, selimutilah aku dengan kasihmu. Amin.<br />
<strong>: 1 Bapa Kami, 1 Salam Maria, 1 Kemuliaan.</strong></p>
<hr />
<h2><strong>Hari 2 – Memohon Damai di Hati</strong></h2>
<p>Yesus yang lembut dan rendah hati, tenangkan hatiku.<br />
Hilangkan kegelisahan dan biarkan damai-Mu tinggal dalam diriku.<br />
Bunda Maria, ibu penghibur, dampingilah aku. Amin.<br />
<strong>: 1 Bapa Kami, 1 Salam Maria, 1 Kemuliaan.</strong></p>
<hr />
<h2><strong>Hari 3 – Memohon Kesembuhan Luka Batin</strong></h2>
<p>Yesus, sentuhlah luka-luka batinku.<br />
Sembuhkanlah rasa takut, sedih, dan kecewa yang masih membebaniku.<br />
Bunda Maria, ajarkan aku menerima kasih Tuhan sepenuhnya. Amin.<br />
<strong>: Doa sama seperti hari-hari sebelumnya.</strong></p>
<hr />
<h2><strong>Hari 4 – Memohon Kesembuhan Tubuh</strong></h2>
<p>Tuhan Yesus, Engkau Tabib Ilahi.<br />
Letakkan tangan-Mu yang kudus atas tubuhku.<br />
Sembuhkanlah bagian yang sakit dan pulihkan kekuatanku.<br />
Bunda Maria, doakanlah aku. Amin.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DOA MEDITASI Jam 3 PAGI – ADVEN MINGGU KEDUA</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/tak-berkategori/doa-meditasi-jam-3-pagi-adven-minggu-kedua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 17:57:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[meditasi pagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=23316</guid>

					<description><![CDATA[MEDITASI PAGI (Durasi ±5 menit) Dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin. Tuhan Allah yang Maharahim, di keheningan pagi ini, ketika dunia masih tertidur dan hanya bisikan angin yang terdengar, aku datang kepada-Mu dengan hati terbuka. Pada minggu kedua Adven ini, Engkau memanggil aku untuk menyalakan lilin Damai—damai yang hanya berasal dari-Mu. Tuhan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h2 style="padding-left: 40px">MEDITASI PAGI</h2>
</blockquote>
<p><em>(Durasi ±5 menit)</em></p>
<p><strong>Dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.</strong></p>
<p>Tuhan Allah yang Maharahim, di keheningan pagi ini, ketika dunia masih tertidur dan hanya bisikan angin yang terdengar, aku datang kepada-Mu dengan hati terbuka. Pada minggu kedua Adven ini, Engkau memanggil aku untuk menyalakan lilin <strong>Damai</strong>—damai yang hanya berasal dari-Mu.</p>
<p>Tuhan, saat aku menarik napas perlahan, aku memohon agar damai-Mu mengalir ke dalam setiap ruang hatiku.<br />
Saat aku menghembuskan napas, bebaskanlah aku dari kegelisahan, dari kecemasan, dan dari semua hal yang membebani pikiranku.</p>
<p>Hening sejenak… <em>(10–15 detik)</em></p>
<p>Ya Yesus, Engkau yang dijanjikan sebagai Sang Imanuel, hadirkanlah terang-Mu di jalanku. Dalam minggu Adven ini, ajarlah aku untuk menyiapkan hati seperti Yohanes Pembaptis yang mempersiapkan jalan bagi-Mu. Lembutkanlah hatiku agar aku mampu menyambut-Mu bukan hanya pada Hari Natal, tetapi juga dalam setiap momen hidupku.</p>
<p>Tuhan, aku menyerahkan kepadamu segala hal yang belum terselesaikan, segala kekhawatiran tentang masa depan, dan segala luka yang masih kusimpan.<br />
Isi aku dengan keberanian untuk melangkah maju dalam damai yang Kau sediakan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bambu yang Menikam Leherku </title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/opini/bambu-yang-menikam-leherku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 05:55:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=23313</guid>

					<description><![CDATA[FHI- Angin sore berembus lembut di pinggir desa kecil itu, namun di hati Kepala—seorang pemuda sederhana yang bekerja sebagai pengambil bambu—terdapat kegelisahan. Hari itu ia harus mengambil beberapa batang bambu untuk memperbaiki rumah ibunya. Dengan cangkul dan golok, ia masuk lebih jauh dari biasanya ke rumpun bambu tua. Saat ia memotong salah satu bambu yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>FHI- Angin sore berembus lembut di pinggir desa kecil itu, namun di hati Kepala—seorang pemuda sederhana yang bekerja sebagai pengambil bambu—terdapat kegelisahan. Hari itu ia harus mengambil beberapa batang bambu untuk memperbaiki rumah ibunya.</p>
<p>Dengan cangkul dan golok, ia masuk lebih jauh dari biasanya ke rumpun bambu tua. Saat ia memotong salah satu bambu yang miring, tiba-tiba batang yang lain patah dan meluncur cepat. Ia tak sempat menghindar.</p>
<p><strong>“BRAKK!”</strong></p>
<p>Sebuah bambu runcing menghantam lehernya. Rasa panas dan nyeri luar biasa menyalip tubuhnya. Napasnya tersengal. Darah mengalir deras. Kepala roboh ke tanah, pandangannya berkunang.</p>
<p>Dalam keputusasaan antara hidup dan mati, ia hanya dapat merintih:</p>
<p><strong>“Yesus… tolong aku…”</strong></p>
<p>Gelap mulai menelan kesadarannya. Di tengah gelap itu ia melihat sesuatu. Cahaya lembut muncul, dan dalam cahaya itu tampak <strong>Tuhan Yesus</strong> berjalan mendekatinya, wajah-Nya penuh belas kasih.</p>
<hr />
<h2><strong>✦ Pesan Tuhan Yesus ✦</strong></h2>
<p>Dengan tangan yang terluka namun bercahaya, Tuhan Yesus menatap Kepala dan berkata lembut:</p>
<p><strong>“Anak-Ku, engkau tidak sendirian. Dalam pergumulanmu, Aku selalu hadir. Luka di tubuhmu bukan tanda akhir, melainkan awal dari karya-Ku. Percayalah… Aku menyertai setiap helaan napasmu.”</strong></p>
<p>Kepala mulai menangis, bukan karena sakit, tetapi karena damai yang turun dalam hatinya.</p>
<hr />
<h2><strong>✦ Doa Bunda Maria Yang Mengalir Dalam Hatinya ✦</strong></h2>
<p>Di samping cahaya Tuhan, muncul sosok lembut Bunda Maria, membawa penyejuk bagi jiwa yang ketakutan. Ia berkata:</p>
<p><strong>“Anakku, aku menaungimu dengan selendang kasihku. Jangan takut. Bersama Yesus, aku memohonkan rahmat kesembuhan bagimu. Peganglah Rosario di hatimu—walau tanpa kata, Tuhan mendengar.”</strong></p>
<p>Dalam penglihatan itu, seolah Bunda Maria mengelus perlahan luka di lehernya, membawa kedamaian yang tidak dapat dijelaskan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPU Lembata Giat Coklit Terbatas: Pastikan Data Pemilih Berkelanjutan Akurat dan Terpercaya</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/politik/kpu-lembata-giat-coklit-terbatas-pastikan-data-pemilih-berkelanjutan-akurat-dan-terpercaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 15:24:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bawaslu Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Coklit Terbatas]]></category>
		<category><![CDATA[Data Pemilih Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Dukcapil]]></category>
		<category><![CDATA[Ibrahim Kader]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Omesuri]]></category>
		<category><![CDATA[KPU Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Rifai]]></category>
		<category><![CDATA[Partisipasi Pemilih.]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Validasi Data Pemilih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=23150</guid>

					<description><![CDATA[FHCN&#8211; Balauring (29/10) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lembata melaksanakan Giat Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Terbatas Data Pemilih Berkelanjutan di Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, pada Selasa (29/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya rutin KPU dalam memastikan keakuratan dan pembaruan data pemilih secara berkelanjutan. Komisioner KPU Kabupaten Lembata Ibrahim Kader, S.Pi menjelaskan bahwa kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FHCN</a>&#8211; Balauring (29/10)</strong> — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lembata melaksanakan <strong>Giat Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Terbatas Data Pemilih Berkelanjutan</strong> di Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, pada Selasa (29/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya rutin KPU dalam memastikan keakuratan dan pembaruan data pemilih secara berkelanjutan.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-23152 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0012.jpg" alt="" width="650" height="488" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0012.jpg 650w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0012-300x225.jpg 300w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0012-24x18.jpg 24w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0012-36x27.jpg 36w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0012-48x36.jpg 48w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" />Komisioner KPU Kabupaten Lembata <strong>Ibrahim Kader, S.Pi</strong> menjelaskan bahwa kegiatan Coklit terbatas ini bukan hanya sebatas verifikasi administrasi, tetapi juga langkah nyata KPU dalam <strong>mengawal keabsahan data pemilih langsung di lapangan</strong>.</p>
<blockquote><p>“Kami tidak hanya memastikan melalui data dari Dukcapil, tetapi juga turun langsung menemui masyarakat untuk mencocokkan data pemilih secara akurat,” ujar Ibrahim saat ditemui di Balauring.</p></blockquote>
<p>Dalam kegiatan di Kecamatan Omesuri, KPU menemukan <strong>beberapa kasus unik dan penting</strong>, seperti adanya <strong>Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda</strong>, serta pemilih lanjut usia — bahkan tercatat ada seorang warga berusia <strong>102 tahun</strong> yang masih terdaftar.</p>
<blockquote><p>“Untuk Kecamatan Omesuri, total ditemukan 11 pemilih dengan data yang perlu diverifikasi lebih lanjut. Ini menjadi perhatian kami agar data pemilih benar-benar valid,” tambah Ibrahim.</p></blockquote>
<p>Kader juga menegaskan bahwa KPU Lembata akan terus <strong>mengawal perkembangan data pemilih secara berkelanjutan</strong>, baik melalui koordinasi dengan Dukcapil maupun melalui kunjungan lapangan langsung.</p>
<blockquote><p>“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga yang memiliki hak pilih terdata dengan benar. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya data kependudukan yang akurat,” tegasnya.</p></blockquote>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-23153 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0013.jpg" alt="" width="650" height="366" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0013.jpg 650w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0013-300x169.jpg 300w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0013-360x203.jpg 360w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0013-24x14.jpg 24w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0013-36x20.jpg 36w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251029-WA0013-48x27.jpg 48w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" />Kegiatan ini turut diawasi langsung oleh <strong>Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lembata</strong>. Komisioner Bawaslu <strong>Muhammad Rifai, S.Sos</strong> menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga <strong>mitra aktif dalam memastikan validitas proses pencoklitan</strong>.</p>
<blockquote><p>“Bawaslu tidak hanya mengawasi, tetapi juga memastikan proses pencoklitan berjalan akurat. Kolaborasi antara Bawaslu dan KPU ini penting untuk meminimalkan potensi persoalan data di masa Pemilu mendatang. Kami tidak menunggu tahapan, tetapi hadir di tengah masyarakat,” ujar Rifai.</p></blockquote>
<p>Sementara itu, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku <strong>terkejut sekaligus senang</strong> atas kehadiran petugas KPU dan Bawaslu di desanya.</p>
<blockquote><p>“Pemilu masih lama, tapi mereka sudah datang memeriksa data kami. Ternyata ada NIK ganda di keluarga saya, dan kami akan segera melapor ke Dukcapil untuk perbaikan,” ungkap warga tersebut sambil tersenyum.</p></blockquote>
<p>Pantauan media menunjukkan bahwa <strong>proses Coklit diterima dengan baik oleh masyarakat</strong>, dan warga tampak antusias memberikan data secara terbuka kepada petugas.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemuda Perekat Bangsa: Api yang Tak Pernah Padam dari Kramat Raya ke Balauring</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/pendidikan/pemuda-perekat-bangsa-api-yang-tak-pernah-padam-dari-kramat-raya-ke-balauring/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 09:37:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Abdullah Lamawulo]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[cinta tanah air.]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Pemuda.]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Perekat Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat Persatuan]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 1 Balauring]]></category>
		<category><![CDATA[sumpah Pemuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=23136</guid>

					<description><![CDATA[FHCN&#8211; Balauring, 28 Oktober 2025. Suara langkah kaki pagi itu menyatu dengan lantunan lagu Indonesia Raya di halaman SMAN 1 Balauring. Di bawah langit yang cerah, merah putih berkibar penuh wibawa, mengingatkan kita pada sejarah besar yang lahir dari ruang kecil di Jalan Kramat Raya 106, Jakarta — tempat di mana sembilan puluh tujuh tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FHCN</a>&#8211; Balauring, 28 Oktober 2025.</strong><br />
Suara langkah kaki pagi itu menyatu dengan lantunan lagu Indonesia Raya di halaman <strong>SMAN 1 Balauring</strong>. Di bawah langit yang cerah, merah putih berkibar penuh wibawa, mengingatkan kita pada sejarah besar yang lahir dari ruang kecil di <strong>Jalan Kramat Raya 106, Jakarta</strong> — tempat di mana sembilan puluh tujuh tahun silam, semangat persatuan disulut oleh para pemuda dari berbagai penjuru Nusantara.</p>
<p>Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa, tetapi <strong>api kesadaran</strong>. Ia lahir dari ruang sempit, tapi berpandangan luas. Dari kata menjadi tekad, dari tekad menjadi ikrar, dan dari ikrar menjadi fondasi berdirinya bangsa ini.</p>
<p>Di atas podium, <strong>Kepala SMAN 1 Balauring, Abdullah Lamawulo, S.Pd</strong>, berdiri tegak membacakan sambutan <strong>Menteri Pemuda dan Olahraga</strong>. Dengan suara yang tenang namun penuh makna, beliau mengajak seluruh siswa merenungkan kembali arti menjadi pemuda di era digital.</p>
<blockquote><p>“Jika pemuda 1928 menulis sejarah dengan pena dan tekad,” ujarnya,<br />
“maka pemuda masa kini menulisnya dengan layar sentuh dan jejaring digital.”</p></blockquote>
<p>Kata-kata itu menggema di tengah keheningan. Dunia memang berubah — kini suara pemuda tak lagi berkumandang di jalan-jalan, tapi di ruang virtual. Mereka berkarya lewat <strong>podcast, video pendek, dan tulisan digital.</strong> Namun, seperti ditegaskan sang kepala sekolah, <strong>semangatnya tetap sama:</strong> mencipta, menggugah, dan menggerakkan.</p>
<p>Namun, beliau juga memberi catatan penting — <strong>paradoks zaman digital</strong>.</p>
<blockquote><p>“Banyak membaca, tapi memahami sedikit; berpendapat cepat, tapi jarang merenung. Nasionalisme jangan sampai berhenti di slogan.”</p></blockquote>
<p>Sebelum menutup pidatonya, beliau menegaskan, <strong>Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti sebagai ritual tahunan.</strong> Ia harus hidup dalam cara berpikir, dalam etika berkolaborasi lintas zaman, dalam kerja nyata.</p>
<blockquote><p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-23138 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251028-WA0039.jpg" alt="" width="650" height="488" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251028-WA0039.jpg 650w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251028-WA0039-300x225.jpg 300w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251028-WA0039-24x18.jpg 24w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251028-WA0039-36x27.jpg 36w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251028-WA0039-48x36.jpg 48w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" />“Tantangan boleh berubah, tapi panggilan sejarah tetap sama — menjaga kemerdekaan dengan cara yang sesuai zamannya.”</p></blockquote>
<p>Di akhir sambutannya, Abdullah Lamawulo membacakan <strong>puisi untuk generasi muda</strong> — sebuah penghormatan kecil untuk api besar yang terus menyala di dada setiap pemuda Indonesia.</p>
<blockquote><p>“Api yang dinyalakan di Kramat Raya 106 itu belum padam,” katanya lembut.<br />
“Ia kini berpindah tangan ke generasi yang menggenggam dunia di ujung jari, tapi masih punya ruang dalam dada untuk mencintai tanah airnya.”</p></blockquote>
<p>Usai upacara, halaman sekolah dipenuhi semangat. Siswa-siswi dari berbagai kelas tampil membacakan puisi dan pidato dalam semarak <strong>Bulan Bahasa</strong>. Para guru tersenyum bangga, menyaksikan generasi muda yang terus belajar mencintai bangsanya — dengan kata, karya, dan rasa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anak Literasi dan Sekolah yang Terlalu Baik</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/anak-literasi-dan-sekolah-yang-terlalu-baik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 23:12:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[anak sekolah dasar]]></category>
		<category><![CDATA[daya ingat]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kemampuan membaca]]></category>
		<category><![CDATA[literasi sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[membaca dari dini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pentingnya literasi]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan guru]]></category>
		<category><![CDATA[semangat belajar]]></category>
		<category><![CDATA[wajib naik kelas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=23071</guid>

					<description><![CDATA[FHCN&#8211; CERPEN = Pagi itu, di ruang kelas sederhana di ujung desa, Bu Bota menatap lembar ujian murid-muridnya dengan napas panjang. Ia guru kelas yang dikenal sabar, tapi kali ini matanya terasa panas. Hampir separuh siswanya tidak bisa membaca dengan lancar. Beberapa bahkan masih mengeja, padahal mereka sudah duduk di kelas lima. “Bu… ini huruf [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FHCN</a>&#8211; CERPEN = Pagi itu, di ruang kelas sederhana di ujung desa, Bu Bota menatap lembar ujian murid-muridnya dengan napas panjang. Ia guru kelas yang dikenal sabar, tapi kali ini matanya terasa panas. Hampir separuh siswanya tidak bisa membaca dengan lancar. Beberapa bahkan masih mengeja, padahal mereka sudah duduk di kelas lima.</p>
<p>“Bu… ini huruf apa?” tanya Yani, sambil menunjuk kata Indonesia di lembaran buku Bahasa Indonesia.</p>
<p>“Itu ‘I-n-d-o-n-e-s-i-a’, Nak,” jawab Bu Bota lembut.<br />
Yani mengangguk, lalu menunduk malu.</p>
<p>Di luar kelas, terdengar suara tawa anak-anak yang lain. Mereka gembira karena kabar dari kepala sekolah: semua anak akan naik kelas. Tidak ada yang tinggal. Tidak ada yang boleh gagal. Semua “berhasil”.</p>
<p>Tapi di hati Bu Bota, kalimat itu terasa menyesakkan.<br />
Naik kelas, tapi belum bisa membaca. Lulus, tapi tak paham huruf.<br />
Apa arti keberhasilan kalau hanya tertulis di rapor, bukan di kemampuan mereka?</p>
<p>Di ruang guru, ia berbicara dengan rekan-rekannya.<br />
“Pak, saya khawatir. Kalau begini terus, anak-anak hanya pintar menyalin, bukan memahami.”</p>
<p>Pak Boli, guru senior, hanya menghela napas.<br />
“Kebijakan sudah dari atas, Bu. Anak wajib naik kelas. Katanya, demi semangat belajar dan pemerataan.”</p>
<p>“Pemerataan kebodohan, mungkin…” gumam Bu Bota lirih.</p>
<p>Hari-hari berlalu. Bu Bota mulai membuat Pojok Baca di kelas. Buku-buku lama disusun di rak kayu bekas. Ia ajak murid-murid membaca dengan keras setiap pagi, meski hanya lima belas menit.<br />
Yani mulai bisa membaca kalimat sederhana.<br />
Tono, yang dulu selalu diam, kini berani menulis namanya sendiri.</p>
<p>Di akhir semester, ketika rapor dibagikan, semua anak tersenyum karena naik kelas. Tapi kali ini, senyum Bu Bota berbeda. Ia tahu, ada beberapa anak yang belum sempurna, tapi sudah mau berjuang. Itulah kenaikan kelas yang sesungguhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bulan Literasi Politik: KPU Lembata dan SMAN 1 Balauring Berkolaborasi dalam Program “KPU TEACH”</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/pendidikan/bulan-literasi-politik-kpu-lembata-dan-sman-1-balauring-berkolaborasi-dalam-program-kpu-teach/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 22:09:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[KPU Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[KPU Teach]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Omesuri.]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilih Potensial]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 1 Balauring]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=23058</guid>

					<description><![CDATA[FHCN &#8211; Balauring, 18 Oktober 2025 – Dalam semangat Bulan Literasi dan upaya meningkatkan kesadaran politik generasi muda, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lembata melaksanakan program “KPU TEACH” (KPU Mengajar) di SMAN 1 Balauring, Kecamatan Omesuri. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Non Tahapan KPU, yang berfokus pada edukasi politik dan demokrasi bagi pemilih potensial, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FHCN</a> &#8211; Balauring, 18 Oktober 2025</strong> – Dalam semangat <em>Bulan Literasi</em> dan upaya meningkatkan kesadaran politik generasi muda, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lembata melaksanakan program <strong>“KPU TEACH” (KPU Mengajar)</strong> di <strong>SMAN 1 Balauring</strong>, Kecamatan Omesuri.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-23060 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0018.jpg" alt="" width="650" height="488" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0018.jpg 650w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0018-300x225.jpg 300w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0018-24x18.jpg 24w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0018-36x27.jpg 36w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0018-48x36.jpg 48w" sizes="auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px" />Program ini merupakan bagian dari kegiatan <strong>Non Tahapan</strong> KPU, yang berfokus pada edukasi politik dan demokrasi bagi pemilih potensial, terutama kalangan pelajar tingkat SMA. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu (18/10), dengan kehadiran langsung <strong>Komisioner KPU Kabupaten Lembata, Paulina Y. B. Tokan</strong>, bersama tim staf KPU serta <strong>narasumber Jalal Rebong, S.Pd</strong>, seorang pegiat sastra dan praktisi pemilu.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-23061 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0012.jpg" alt="" width="650" height="867" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0012.jpg 650w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0012-225x300.jpg 225w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0012-18x24.jpg 18w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0012-27x36.jpg 27w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0012-36x48.jpg 36w" sizes="auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px" /></p>
<p>Dalam sambutannya, <strong>Paulina Y. B. Tokan</strong> menegaskan bahwa KPU tidak hanya bekerja pada masa tahapan pemilu, tetapi juga aktif memberikan pendidikan politik kepada masyarakat di luar masa tersebut.</p>
<blockquote><p>“Kami tidak harus menunggu tahapan. Edukasi politik harus terus berjalan agar masyarakat, terutama pemilih potensial, semakin memahami pentingnya Pemilu dan nilai-nilai demokrasi yang damai serta bermartabat,”<br />
ujar Ina Tokan dalam sambutannya.</p></blockquote>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-23068 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0013.jpg" alt="" width="650" height="867" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0013.jpg 650w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0013-225x300.jpg 225w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0013-18x24.jpg 18w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0013-27x36.jpg 27w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0013-36x48.jpg 36w" sizes="auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px" /></p>
<p>Lebih lanjut, ia juga memberikan apresiasi kepada pihak <strong>SMAN 1 Balauring</strong> yang selalu siap menjalin kolaborasi dengan KPU Lembata dalam mendukung program literasi politik. Ia menegaskan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara <strong>berkelanjutan dan rutin</strong>, sebagai bentuk pembinaan kesadaran demokrasi di kalangan pelajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-23062 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0015.jpg" alt="" width="650" height="867" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0015.jpg 650w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0015-225x300.jpg 225w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0015-18x24.jpg 18w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0015-27x36.jpg 27w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251018-WA0015-36x48.jpg 36w" sizes="auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px" /></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah Plastik Menjadi Momok di Drainase Kota Lewoleba: Ribuan Pelajar Bergerak Membersihkan Jantung Kota</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/humaniora/sampah-plastik-menjadi-momok-di-drainase-kota-lewoleba-ribuan-pelajar-bergerak-membersihkan-jantung-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2025 01:21:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[aksi bersih-bersih]]></category>
		<category><![CDATA[cinta lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[drainase Lewoleba]]></category>
		<category><![CDATA[drainase tersumbat]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan kota]]></category>
		<category><![CDATA[kesadaran masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata berkarakter]]></category>
		<category><![CDATA[Nubatukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasukan Pecinta Jantung Kota]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah plastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=23018</guid>

					<description><![CDATA[FHNC&#8211; Lewoleba, 11 Oktober 2025 — Suasana Sabtu pagi di jantung Kota Lewoleba tampak semarak. Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan memenuhi ruas-ruas jalan utama. Dengan karung di tangan, mereka berbondong-bondong memungut sampah anorganik yang menumpuk di badan jalan dan saluran drainase. Kegiatan ini merupakan aksi nyata Pasukan Pecinta Jantung Kota Lewoleba, yang mengusung semangat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FHNC</a>&#8211; Lewoleba, 11 Oktober 2025 — Suasana Sabtu pagi di jantung Kota Lewoleba tampak semarak. Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan memenuhi ruas-ruas jalan utama.</p>
<p>Dengan karung di tangan, mereka berbondong-bondong memungut sampah anorganik yang menumpuk di badan jalan dan saluran drainase. Kegiatan ini merupakan aksi nyata Pasukan Pecinta Jantung Kota Lewoleba, yang mengusung semangat “Cinta Lingkungan, Cinta Lembata”.</p>
<p>Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WITA dan berlangsung serentak di enam titik utama di Kota Lewoleba, dengan koordinasi dari berbagai guru dan relawan pecinta lingkungan.</p>
<p>Mereka bekerja sama dengan penuh semangat dan kebersamaan demi kebersihan dan keindahan kota.</p>
<p>🟩 LOKASI 1: Depan Toko Rizky Barokah, Wangatoa</p>
<p>Koordinator: Ka. Rian &amp; Ka. Sherly<br />
Sekolah peserta:</p>
<p>MIS Arsyad Muhamad</p>
<p>SDK St. Theresia</p>
<p>SDN Batas Kota</p>
<p>SDI Lamahora</p>
<p>SMPN 4 Lamahora</p>
<p>SMPS Anugerah Kasih</p>
<p>SMPK St. Theresia</p>
<p>SMPS PGRI</p>
<p>SMA Anugerah Kasih</p>
<p>SMAS Frateran Don Bosco</p>
<p>SMAS St. Yakobus Rasul</p>
<p>🟩 LOKASI 2: Depan Bengkel Langgeng</p>
<p>Koordinator: Ka. Ano &amp; Ka. Vina<br />
Sekolah peserta:</p>
<p>MA Nur Salam</p>
<p>SMAS PGRI</p>
<p>SKO Bernadhino</p>
<p>MTsN Wangatoa</p>
<p>SDN Wangatoa</p>
<p>MIS Nur Salam</p>
<p>🟩 LOKASI 3: Jembatan Lasitarda, Jalan 3</p>
<p>Koordinator: Ka. Tedjo &amp; Ka. Andri<br />
Sekolah peserta:</p>
<p>SMAN 1 Nubatukan</p>
<p>SMKS Ile Lewotolok</p>
<p>SDI 1 Lewoleba</p>
<p>SDN Kota Baru</p>
<p>SMPN 1 Nubatukan</p>
<p>🟩 LOKASI 4: Perempatan Gong 2 Ribu</p>
<p>Koordinator: Ka. Ivan &amp; Ka. Alfi<br />
Sekolah peserta:</p>
<p>SDK St. Angela Merici</p>
<p>SDK St. Don Bosco</p>
<p>SMPK St. Don Bosco</p>
<p>SDI 2 Lewoleba</p>
<p>🟩 LOKASI 5: Depan Gereja Advent Eropaun</p>
<p>Koordinator: Ka. Matrix, Ka. Feby &amp; Ka. Nia<br />
Sekolah peserta:</p>
<p>SDI 1 Waikomo</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
