Langgar Protokol Kesehatan, Pasar Walangsawa Terancam Di Tutup

Dibaca 85 kali Reporter : Yurgo verified

Lewoleba, faktahukumntt.com“Saya akan tutup pasar, kalau banyak yang tidak menggunakan masker. Minggu depan kalau masih banyak juga yang tidak menggunakan masker, maka pasar akan ditutup”. Demikian penegasan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, S.T, M.T, ketika memantau pelaksanaan penerapan protokol kesehatan di Pasar tradisonal Walangsawa Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur, Senin (11/01/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sunur menemukan banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker. Ia secara langsung memberikan teguran kepada para penjual dan pembeli yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Dengan menyuruh keluar dari pasar, hingga menggunakan masker baru diperbolehkan untuk berada di dalam lokasi pasar.

Baca Juga :  Rapid Test Antigennya Reaktif, EVT Kabur dari Rumah Sakit

“Sudah saya ingatkan agar selalu menggunakan masker untuk mencegah penularan Covid-19 ketika berinteraksi di tempat umum seperti pasar ini”, tegas Sunur.

Lanjut Sunur, bahwa hal serupa akan diberlakukan di semua pasar yang ada di kabupaten Lembata. Hal ini, semata hanya untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lembata.

Pantauan Tim Redaksi Kominfo bahwa hingga saat ini Kabupaten Lembata memiliki kasus sebanyak 94 orang yang telah terkonfirmasi Covid-19, dan 2 diantaranya telah meninggal dunia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat Omesuri dan Buyasuri serta kepala Desa Walangsawa.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 01/Larantuka Bersama Anggota Pol PP Terapkan Disiplin Protkes

Selain Pasar Walangsawa, Bupati Sunur bersama rombongan juga memantau Puskesmas Wairiang yang berada di Desa Bean, Rumah Dinas Camat Loyobuya yang berada di Desa Atuwalupang dan Puskesmas di Desa Leubatang, Kecamatan Omesuri. (Tim Kominfo Lembata)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment