<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kabar duka &#8211; Fakta Hukum Lembata</title>
	<atom:link href="https://lembata.faktahukumntt.com/tag/kabar-duka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lembata.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Lembata</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Mar 2025 15:25:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-6-32x32.png</url>
	<title>kabar duka &#8211; Fakta Hukum Lembata</title>
	<link>https://lembata.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terkini : Panggilan Mulia yang Berujung Duka: Mengenang Rosalia Sogen, Guru Pengabdi di Papua</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/nasional/terkini-panggilan-mulia-yang-berujung-duka-mengenang-rosalia-sogen-guru-pengabdi-di-papua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2025 15:25:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Guru]]></category>
		<category><![CDATA[kabar duka]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdi di Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Rosalia Sogen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=17800</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211; Pendidikan Berduka: Kepergian Seorang Pendidik Pejuang Hari Jumat, 21 Maret 2025, dunia pendidikan Indonesia berduka atas kepergian tragis Rosalia Sogen, seorang guru berdedikasi yang mengabdikan dirinya di pedalaman Papua. Kepergiannya bukan sekadar kehilangan bagi keluarga dan rekan sejawat, tetapi juga bagi seluruh anak bangsa yang mencintai ilmu pengetahuan. Dedikasi Tanpa Batas di Tanah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FK</a> &#8211; Pendidikan Berduka: Kepergian Seorang Pendidik Pejuang</strong></p>
<p>Hari Jumat, 21 Maret 2025, dunia pendidikan Indonesia berduka atas kepergian tragis Rosalia Sogen, seorang guru berdedikasi yang mengabdikan dirinya di pedalaman Papua. Kepergiannya bukan sekadar kehilangan bagi keluarga dan rekan sejawat, tetapi juga bagi seluruh anak bangsa yang mencintai ilmu pengetahuan.</p>
<p><strong><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-17824" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_20250323_183851_Facebook-1-241x300.jpg" alt="" width="241" height="300" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_20250323_183851_Facebook-1-241x300.jpg 241w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_20250323_183851_Facebook-1-19x24.jpg 19w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_20250323_183851_Facebook-1-29x36.jpg 29w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_20250323_183851_Facebook-1-38x48.jpg 38w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_20250323_183851_Facebook-1.jpg 720w" sizes="(max-width: 241px) 100vw, 241px" /></strong></p>
<p><strong>Dedikasi Tanpa Batas di Tanah Papua</strong></p>
<p>Rosalia Sogen bukan hanya seorang pengajar, tetapi juga cahaya bagi anak-anak di Kampung Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua. Meninggalkan kampung halamannya di Flores Timur, ia memilih jalan pengabdian dengan sepenuh hati, melawan segala keterbatasan demi memastikan pendidikan tetap hidup di pelosok negeri.</p>
<p>Baginya, setiap anak berhak atas masa depan yang lebih baik, dan ia berjuang untuk mewujudkannya.</p>
<p><strong>Tragedi di Tengah Pengabdian</strong></p>
<p>Namun, takdir berkata lain. Dalam menjalankan tugas mulianya, Rosalia menjadi korban kekerasan yang merenggut nyawanya dengan kejam. Peristiwa ini bukan hanya tragedi bagi keluarga dan dunia pendidikan, tetapi juga cerminan betapa masih adanya ancaman bagi mereka yang berjuang di garis depan pendidikan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
