<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Neong &#8211; Fakta Hukum Lembata</title>
	<atom:link href="https://lembata.faktahukumntt.com/tag/neong/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lembata.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Lembata</description>
	<lastBuildDate>Sat, 09 Aug 2025 22:29:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-6-32x32.png</url>
	<title>Neong &#8211; Fakta Hukum Lembata</title>
	<link>https://lembata.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BIHARA Tadit Lame: Kisah Keramat Persahabatan Ayam dan Kucing di Kampung Atawolo&#8221;</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/humaniora/tadik-lame-kisah-keramat-persahabatan-ayam-dan-kucing-di-kampung-atawolo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 11:55:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[ayam dan kucing]]></category>
		<category><![CDATA[bambu keramat]]></category>
		<category><![CDATA[budaya keramat]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Atawolo]]></category>
		<category><![CDATA[legenda NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Neong]]></category>
		<category><![CDATA[roh leluhur]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Mehan]]></category>
		<category><![CDATA[sumber air suci.]]></category>
		<category><![CDATA[Tadik Lame]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=22428</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211; Tadik Lame: Kisah Keramat Persahabatan Ayam dan Kucing di Kampung Atawolo Di pedalaman Desa Lusilame, tersembunyi sebuah kampung tua penuh misteri dan nilai budaya sakral yang dikenal dengan nama Tadik Lame. Kampung ini terletak di kaki gunung Atawolo, dan menjadi pusat dari kepercayaan spiritual masyarakat lokal yang berasal dari Suku Mehan. Suku ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FK</a> &#8211; Tadik Lame: Kisah Keramat Persahabatan Ayam dan Kucing di Kampung Atawolo</strong></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-22430 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/08/Screenshot_20250809_195022_Chrome.jpg" alt="" width="650" height="328" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/08/Screenshot_20250809_195022_Chrome.jpg 650w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/08/Screenshot_20250809_195022_Chrome-300x151.jpg 300w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/08/Screenshot_20250809_195022_Chrome-24x12.jpg 24w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/08/Screenshot_20250809_195022_Chrome-36x18.jpg 36w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/08/Screenshot_20250809_195022_Chrome-48x24.jpg 48w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /></p>
<p>Di pedalaman Desa Lusilame, tersembunyi sebuah kampung tua penuh misteri dan nilai budaya sakral yang dikenal dengan nama <strong>Tadik Lame</strong>. Kampung ini terletak di kaki gunung Atawolo, dan menjadi pusat dari kepercayaan spiritual masyarakat lokal yang berasal dari <strong>Suku Mehan</strong>. Suku ini dipimpin secara turun-temurun oleh Kepala Suku Beda Gule.</p>
<p>Menurut kisah yang diwariskan secara lisan, nenek moyang dari kampung ini adalah sepasang suami istri: <strong>Beda Gule</strong> dan istrinya yang dikenal dengan nama <strong>Lupa</strong>. Ketika keduanya meninggal dunia, mereka tidak benar-benar hilang. <strong>Nenek Lupa dipercaya menjelma menjadi seekor ayam betina</strong>, sementara <strong>Beda Gule berubah menjadi seekor kucing jantan</strong>, yang oleh masyarakat Atawolo disebut <strong>Neong</strong> – nama yang juga digunakan untuk menyebut kucing hutan.</p>
<p>Menariknya, <strong>persahabatan antara ayam dan kucing ini menjadi simbol keramat</strong> yang dihormati oleh seluruh masyarakat. Mereka bukan hanya makhluk biasa, melainkan roh leluhur yang menjaga kampung, sumber air, serta ketentraman seluruh keturunan mereka. Kampung Tadik Lame sendiri memiliki luas sekitar satu hektare, dan di dalamnya terdapat <strong>sumber air suci bernama Liang Meran Matan</strong>, yang tidak pernah kering, bahkan di musim kemarau sekalipun.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
