<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>NTT &#8211; Fakta Hukum Lembata</title>
	<atom:link href="https://lembata.faktahukumntt.com/tag/ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lembata.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Lembata</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Jul 2025 22:54:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-6-32x32.png</url>
	<title>NTT &#8211; Fakta Hukum Lembata</title>
	<link>https://lembata.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Air Lumpur dan Bahaya Tersembunyi: Seruan Mendesak untuk Akses Air Bersih di Pelosok Negeri</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/opini/air-lumpur-dan-bahaya-tersembunyi-seruan-mendesak-untuk-akses-air-bersih-di-pelosok-negeri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 22:53:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Air]]></category>
		<category><![CDATA[filter]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[lumpur]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=22119</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211; Air adalah sumber kehidupan. Namun ironisnya, di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, air bersih justru menjadi barang langka. Banyak masyarakat di wilayah pedalaman dan pesisir masih bergantung pada air lumpur atau air permukaan yang keruh untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari: minum, memasak, mandi, hingga mencuci pakaian. Ketergantungan pada air yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:55px] grow overflow-hidden">
<div class="relative h-full">
<div class="flex h-full flex-col overflow-y-auto [scrollbar-gutter:stable_both-edges] @[84rem]/thread:pt-(--header-height)">
<div class="@thread-xl/thread:pt-header-height flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full" dir="auto" data-testid="conversation-turn-4" data-scroll-anchor="true">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="d358a0bb-96a0-4bf3-b3aa-fa018d533fa0" data-message-model-slug="gpt-4o">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light">
<p style="text-align: left"><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FK</a> &#8211; </strong>Air adalah sumber kehidupan. Namun ironisnya, di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, air bersih justru menjadi barang langka. Banyak masyarakat di wilayah pedalaman dan pesisir masih bergantung pada <strong data-start="561" data-end="575">air lumpur</strong> atau air permukaan yang keruh untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari: minum, memasak, mandi, hingga mencuci pakaian.</p>
<p data-start="699" data-end="1151">Ketergantungan pada air yang tidak layak konsumsi bukan hanya mengancam kesehatan secara langsung, tetapi juga membuka pintu pada <strong data-start="829" data-end="868">krisis kemanusiaan yang lebih dalam</strong>: stunting, gizi buruk, kemiskinan, dan keterbelakangan pendidikan. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk memahami persoalan ini secara menyeluruh: <strong data-start="1026" data-end="1051">apa bahaya air lumpur</strong>, <strong data-start="1053" data-end="1083">mengapa filter air penting</strong>, dan <strong data-start="1089" data-end="1150">apa akibatnya jika bak air dibiarkan kotor bertahun-tahun</strong>.</p>
<h3 data-start="1158" data-end="1230"><strong data-start="1162" data-end="1230"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-22123 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/Screenshot_20250725_064947_Chrome.jpg" alt="" width="650" height="525" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/Screenshot_20250725_064947_Chrome.jpg 650w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/Screenshot_20250725_064947_Chrome-300x242.jpg 300w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/Screenshot_20250725_064947_Chrome-24x19.jpg 24w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/Screenshot_20250725_064947_Chrome-36x29.jpg 36w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/Screenshot_20250725_064947_Chrome-48x39.jpg 48w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /></strong></h3>
<h3 data-start="1158" data-end="1230"><strong data-start="1162" data-end="1230">1. Air Lumpur: Ketika Kehidupan Bergantung pada yang Tidak Layak</strong></h3>
<p data-start="1232" data-end="1559">Air lumpur adalah air yang tercampur dengan partikel-partikel tanah, pasir, dan kotoran organik maupun anorganik. Warna air bisa coklat pekat, kekuningan, atau kehijauan, tergantung dari sumbernya. Air lumpur sering ditemukan di sungai-sungai kecil, sumur dangkal, kolam buatan, dan bak penampung air hujan yang tidak tertutup.</p>
<p data-start="1561" data-end="1734">Di banyak desa di Lembata dan wilayah lain di NTT, masyarakat tidak memiliki pilihan selain menggunakan air lumpur untuk keperluan harian. Beberapa penyebab utamanya adalah:</p>
<ul data-start="1736" data-end="1935">
<li data-start="1736" data-end="1774">
<p data-start="1738" data-end="1774">Tidak tersedianya jaringan air PDAM.</p>
</li>
<li data-start="1775" data-end="1841">
<p data-start="1777" data-end="1841">Sumber air bersih terlalu jauh atau berada di daerah ketinggian.</p>
</li>
<li data-start="1842" data-end="1886">
<p data-start="1844" data-end="1886">Tidak adanya alat filter air yang memadai.</p>
</li>
<li data-start="1887" data-end="1935">
<p data-start="1889" data-end="1935">Kurangnya edukasi tentang dampak air tercemar.</p>
</li>
</ul>
<p data-start="1937" data-end="2076">Kondisi ini menjadi bukti nyata bahwa <strong data-start="1975" data-end="2017">akses terhadap air bersih belum merata</strong>, bahkan setelah lebih dari tujuh dekade Indonesia merdeka.</p>
<h3 data-start="2083" data-end="2128"><strong data-start="2087" data-end="2128">2. Bahaya Tersembunyi dari Air Lumpur</strong></h3>
<p data-start="2130" data-end="2308">Menggunakan air lumpur sebagai sumber utama untuk konsumsi dan kebersihan harian membawa dampak serius bagi kesehatan. Beberapa risiko dan penyakit yang dapat timbul antara lain:</p>
<h4 data-start="2310" data-end="2341">a. <strong data-start="2318" data-end="2341">Diare dan Dehidrasi</strong></h4>
<p data-start="2343" data-end="2542">Air yang tidak higienis membawa bakteri seperti <em data-start="2391" data-end="2400">E. coli</em> dan <em data-start="2405" data-end="2417">Salmonella</em>. Bakteri ini menyerang sistem pencernaan dan menyebabkan diare berat, yang sangat berbahaya terutama bagi balita dan lansia.</p>
<h4 data-start="2544" data-end="2572">b. <strong data-start="2552" data-end="2572">Tifus dan Kolera</strong></h4>
<p data-start="2574" data-end="2720">Penyakit ini sering muncul akibat konsumsi air kotor dalam waktu lama. Gejalanya termasuk demam tinggi, mual, muntah, hingga kehilangan kesadaran.</p>
<h4 data-start="2722" data-end="2747">c. <strong data-start="2730" data-end="2747">Infeksi Kulit</strong></h4>
<p data-start="2749" data-end="2879">Mandi atau mencuci dengan air lumpur menyebabkan gatal-gatal, iritasi, dan infeksi kulit seperti kurap, kudis, dan borok bernanah.</p>
<h4 data-start="2881" data-end="2918">d. <strong data-start="2889" data-end="2918">Kerusakan Ginjal dan Hati</strong></h4>
<p data-start="2920" data-end="3054">Logam berat dan zat kimia berbahaya dalam air lumpur bisa menumpuk dalam tubuh dan merusak fungsi organ dalam seperti hati dan ginjal.</p>
<h4 data-start="3056" data-end="3091">e. <strong data-start="3064" data-end="3091">Stunting dan Gizi Buruk</strong></h4>
<p data-start="3093" data-end="3258">Anak-anak yang terpapar air tercemar sejak dini berisiko tinggi mengalami gangguan pertumbuhan, rendahnya sistem kekebalan tubuh, dan gangguan perkembangan kognitif.</p>
<h3 data-start="3265" data-end="3337"><strong data-start="3269" data-end="3337">3. Filter Air: Solusi Sederhana yang Bisa Menyelamatkan Generasi</strong></h3>
<p data-start="3339" data-end="3585">Di tengah keterbatasan sarana infrastruktur air, <strong data-start="3388" data-end="3417">filter atau penyaring air</strong> menjadi solusi efektif dan hemat biaya. Filter air bekerja dengan menyaring partikel kotoran, lumpur, bakteri, bahkan logam berat, tergantung teknologi yang digunakan.</p>
<p data-start="3587" data-end="3633">Beberapa jenis filter air yang umum digunakan:</p>
<h4 data-start="3635" data-end="3691">a. <strong data-start="3643" data-end="3691">Filter Sederhana dari Pasir, Batu, dan Arang</strong></h4>
<p data-start="3693" data-end="3862">Ini bisa dibuat secara manual oleh masyarakat desa. Walaupun tidak menyaring bakteri sepenuhnya, metode ini sudah cukup untuk membersihkan kotoran fisik dari air lumpur.</p>
<h4 data-start="3864" data-end="3911">b. <strong data-start="3872" data-end="3911">Filter Keramik atau Bio-Sand Filter</strong></h4>
<p data-start="3913" data-end="4055">Alat ini menggunakan teknologi lapisan pasir halus, kerikil, dan karbon aktif. Efektif menyaring mikroorganisme dan kotoran tanpa bahan kimia.</p>
<h4 data-start="4057" data-end="4120">c. <strong data-start="4065" data-end="4120">Filter Modern Berbasis UV atau RO (Reverse Osmosis)</strong></h4>
<p data-start="4122" data-end="4237">Biasanya dipakai di kota. Memiliki tingkat penyaringan sangat tinggi, tapi harganya mahal dan butuh listrik stabil.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berselimut Embun di Stadion Oepoi: 5.480 Jiwa Korpri Menyatu dalam Peluh, Haru, dan Janji Mengabdi”</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/tak-berkategori/berselimut-embun-di-stadion-oepoi-5-480-jiwa-korpri-menyatu-dalam-peluh-haru-dan-janji-mengabdi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 12:44:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[5.480]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PPPK]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion oepoi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=22095</guid>

					<description><![CDATA[FK&#8211; Kupang, pagi itu, 24 Juli 2025. Mentari menyibak pelan selimut embun yang menari lembut di atas rumput Stadion Oepoi. Seragam Korpri berderet rapi, lambang pohon Bringin tersemat gagah di dada—menandai kesetiaan dan keteguhan. Di hadapan langit biru, 5.480 jiwa berdiri dalam barisan, mengusung satu tekad yang tak bisa ditawar: mengabdi. Barisan itu tak hanya hadir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FK</a>&#8211; Kupang, pagi itu, 24 Juli 2025.<br />
Mentari menyibak pelan selimut embun yang menari lembut di atas rumput Stadion Oepoi.<br />
Seragam Korpri berderet rapi, lambang pohon Bringin tersemat gagah di dada—menandai kesetiaan dan keteguhan.<br />
Di hadapan langit biru, 5.480 jiwa berdiri dalam barisan, mengusung satu tekad yang tak bisa ditawar: mengabdi.</h3>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-22097 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/20250724_090224.jpg" alt="Bersama Kepala BKD NTT Yosep Rasi...Ayo bangun NTT..." width="650" height="1148" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/20250724_090224.jpg 650w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/20250724_090224-170x300.jpg 170w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/20250724_090224-580x1024.jpg 580w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/20250724_090224-14x24.jpg 14w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/20250724_090224-20x36.jpg 20w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/07/20250724_090224-27x48.jpg 27w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /></p>
<p>Barisan itu tak hanya hadir sebagai angka. Mereka adalah roh dan tulang punggung pelayanan publik.<br />
Mereka datang dengan fungsi utama yang kini sah diakui negara:<br />
🔹 <strong>2.505 PPPK Guru</strong> – sang penjaga cahaya pengetahuan.<br />
🔹 <strong>2.650 PPPK Teknis</strong> – penggerak roda pembangunan.<br />
🔹 <strong>329 PPPK Kesehatan</strong> – penjaga kehidupan dan harapan.<br />
<strong>Total: 5.480 jiwa tetap. Bukan lagi sementara.</strong></p>
<p>Ada yang menanti hingga 30 tahun untuk momen ini.<br />
Ada yang mengabdi dalam diam selama 20 tahun, baru kini disambut dengan pengakuan dan penghormatan.<br />
Tak semua bisa hadir tegak berdiri—seorang ibu guru digotong dengan kursi roda, tetap tersenyum di tengah sakit, demi menyaksikan SK dan buku dari Bank NTT dalam genggaman.<br />
Sementara itu, seorang sahabat, guru dari Kabupaten Ende, tak sempat menuntaskan harapan. Ia pulang lebih dulu, dijemput Tuhan.</p>
<p>Tangis mengalir di antara riuh tepuk tangan.<br />
Bukan hanya karena bahagia—tapi karena perjuangan ini terlalu panjang, terlalu dalam untuk dijelaskan dengan kata.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anak 15 Tahun Dianiaya dan Diarak di Lembata, Lima Warga Jadi Tersangka</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/anak-15-tahun-dianiaya-dan-diarak-di-lembata-lima-warga-jadi-tersangka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2025 06:50:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[anak di bawah umur]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Normal 1]]></category>
		<category><![CDATA[hukum pidana]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan terhadap anak]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[main hakim sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan anak]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=18508</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211; Lembata, NTT – Kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur kembali mencoreng wajah kemanusiaan. Seorang remaja berusia 15 tahun berinisial HAR menjadi korban kekerasan oleh lima orang warga di Desa Normal 1, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Korban yang dituduh mencuri alat cukur listrik, diperlakukan secara tidak manusiawi oleh para pelaku. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FK</a> &#8211; </strong>Lembata, NTT – Kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur kembali mencoreng wajah kemanusiaan. Seorang remaja berusia 15 tahun berinisial HAR menjadi korban kekerasan oleh lima orang warga di Desa Normal 1, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Korban yang dituduh mencuri alat cukur listrik, diperlakukan secara tidak manusiawi oleh para pelaku. Ia tidak hanya dipukuli, namun juga ditabrak dengan sepeda motor, disulut api rokok, bahkan ditelanjangi dan diarak keliling kampung.</p>
<p>Kepala Satuan Reskrim Polres Lembata, AKP Donatus Sare, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang cukup, polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Lukman Lamri, Aldin Lamri, Husni Munir (Ketua BPD Desa Normal 1), Megawati Putri Orowala, dan Paulus Soba. Salah satu tersangka, Aldin Lamri, bahkan diketahui sebagai seorang guru yang sedang bersiap mengikuti seleksi PPPK.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-18510 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/04/Screenshot_20250408_145140_Facebook.jpg" alt="" width="720" height="714" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/04/Screenshot_20250408_145140_Facebook.jpg 720w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/04/Screenshot_20250408_145140_Facebook-300x298.jpg 300w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/04/Screenshot_20250408_145140_Facebook-150x150.jpg 150w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/04/Screenshot_20250408_145140_Facebook-24x24.jpg 24w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/04/Screenshot_20250408_145140_Facebook-36x36.jpg 36w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/04/Screenshot_20250408_145140_Facebook-48x48.jpg 48w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" />&#8220;Setelah gelar perkara, kami menetapkan lima orang tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan terlapor,&#8221; ujar AKP Donatus Sare pada Selasa, 8 April 2025.</p>
<p>Kelima tersangka mengakui perbuatannya dan kini dijerat dengan Pasal 80 ayat (1) jo Pasal 76C UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, atau Pasal 170 ayat (1) KUHP, Subsider Pasal 351 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) KUHP. Mereka terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Flores Timur Melepuh Akibat Lahar Panas Gunung Lewotobi Laki-Laki</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/daerah/warga-flores-timur-melepuh-akibat-lahar-panas-gunung-lewotobi-laki-laki/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 07:39:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi gunung]]></category>
		<category><![CDATA[evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Lewotobi Laki-Laki]]></category>
		<category><![CDATA[korban luka bakar]]></category>
		<category><![CDATA[lahar panas]]></category>
		<category><![CDATA[letusan gunung berapi]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[warga terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=17664</guid>

					<description><![CDATA[Foto: Hendrikus Saren Kwuta, pria asal Desa Nurabelen, Kecamatan Ile Bura, Flores Timur, NTT, dirawat akibat kena lahar panas letusan Gunung Lewotobi, Kais (20/3/2025). (Istimewa) FK  &#8211; Flores Timur, NTT – Seorang warga Desa Nurabelen, Kecamatan Ile Bura, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami luka melepuh di sekujur tubuh dan wajah akibat terkena lahar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Foto: Hendrikus Saren Kwuta, pria asal Desa Nurabelen, Kecamatan Ile Bura, Flores Timur, NTT, dirawat akibat kena lahar panas letusan Gunung Lewotobi, Kais (20/3/2025). (Istimewa)</em></p>
<p><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt"><strong>FK</strong></a>  &#8211; Flores<em> Timur, NTT</em> – Seorang warga Desa Nurabelen, Kecamatan Ile Bura, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami luka melepuh di sekujur tubuh dan wajah akibat terkena lahar panas Gunung Lewotobi Laki-Laki yang meletus pada Kamis malam (20/3/2025).</p>
<p>Korban bernama Hendrikus Saren Kwuta saat kejadian berada di lereng gunung untuk menjaga padi dari gangguan binatang. Letusan yang terjadi pada pukul 22.56 Wita memuntahkan lahar panas dan abu vulkanik hingga mencapai ketinggian 8.000 meter.</p>
<p>&#8220;Kini pasien sedang dirawat di Puskesmas Lewolaga,&#8221; ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Flores Timur, Avi Manggota Hallan. Selain Hendrikus, ada satu warga lain yang mengalami luka serupa. Namun, identitas korban kedua belum diungkapkan.</p>
<p>Menurut Kepala Desa Nurabelen, Lambert Puka, salah satu korban telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Larantuka, sementara Hendrikus masih menjalani perawatan di puskesmas.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NTT Bangkit dengan Ekonomi Gotong Royong: Enam Program Quick Win Gubernur Melki Laka Lena</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/pendidikan/ntt-bangkit-dengan-ekonomi-gotong-royong-enam-program-quick-win-gubernur-melki-laka-lena/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2025 11:32:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Diaspora NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Beli NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[guru honor]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Membaca]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian]]></category>
		<category><![CDATA[Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Quick Win NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=17061</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211;  Kupang, 9 Maret 2025 – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melki Laka Lena, resmi memulai langkah besar dalam membangun ekonomi daerah dengan pendekatan berbasis gotong royong. Melalui Koperasi Merah Putih, yang telah diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, ekonomi NTT akan diarahkan untuk lebih mandiri, kuat, dan berkelanjutan. Dalam rapat strategis bersama Wakil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FK</a> &#8211;  </strong><strong>Kupang, 9 Maret 2025</strong> – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melki Laka Lena, resmi memulai langkah besar dalam membangun ekonomi daerah dengan pendekatan berbasis gotong royong. Melalui <strong>Koperasi Merah Putih</strong>, yang telah diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, ekonomi NTT akan diarahkan untuk lebih mandiri, kuat, dan berkelanjutan.</p>
<p>Dalam rapat strategis bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma serta jajaran pemerintahan pada 7 Maret 2025, Gubernur Melki merumuskan <strong>enam program Quick Win</strong> untuk 100 hari pertama pemerintahannya. Program ini menjadi langkah nyata dalam merealisasikan visi NTT yang maju dan sejahtera.</p>
<h3><strong>Enam Program Quick Win: Transformasi NTT dalam 100 Hari</strong></h3>
<ol>
<li><strong>Memperkuat Posyandu untuk Menekan Stunting</strong><br />
Dengan angka stunting yang masih tinggi, Pemprov NTT memprioritaskan penguatan posyandu dan kader kesehatan. Didukung Kementerian Kesehatan RI, kader posyandu akan mendapat pelatihan intensif untuk deteksi dini dan intervensi gizi. NTT menargetkan menjadi percontohan nasional dalam penanganan stunting berbasis komunitas.</li>
<li><strong>Satu Desa/Kelurahan Satu Produk Berbasis Koperasi Merah Putih</strong><br />
Melalui <strong>One Village One Product (OVOP)</strong>, setiap desa dan kelurahan didorong untuk mengembangkan produk unggulan berbasis potensi lokal. Koperasi Merah Putih akan menjadi motor utama dalam produksi, pengolahan, hingga pemasaran hasil usaha masyarakat, didukung permodalan dari Bank NTT.</li>
<li><strong>Gerakan Beli NTT: Bangkitkan Produk Lokal</strong><br />
Pemprov NTT meluncurkan <strong>Gerakan Beli NTT</strong> untuk mendorong penggunaan produk lokal dalam kegiatan pemerintahan dan masyarakat. Seluruh kantor pemerintahan akan mulai menggunakan produk air mineral lokal serta produk UMKM lainnya, demi meningkatkan daya saing ekonomi daerah.</li>
<li><strong>Persiapan Siswa NTT ke Sekolah Kedinasan dan Kampus Unggulan</strong><br />
Pemprov NTT menyiapkan <strong>program pembinaan siswa berbakat</strong> untuk lolos ke sekolah kedinasan seperti Akpol, Akmil, IPDN, STAN, hingga kampus unggulan di dalam dan luar negeri. Program ini meliputi pendampingan akademik, pelatihan fisik, serta penguatan mental dan karakter.</li>
<li><strong>Optimalisasi PAD dengan Pemanfaatan Aset Daerah</strong><br />
Untuk meningkatkan <strong>Pendapatan Asli Daerah (PAD)</strong>, Pemprov NTT akan mengelola aset daerah secara profesional. Contohnya, Pasar Oesao yang dulu hanya menghasilkan Rp100 juta per tahun, kini meningkat menjadi Rp1 miliar lebih setelah dikelola dengan pendekatan baru.</li>
<li><strong>Reformasi Birokrasi dan Pengisian Jabatan Strategis</strong><br />
Pemerintah NTT akan mengisi jabatan kosong di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan pejabat yang kompeten dan berintegritas. Evaluasi kinerja akan dilakukan untuk memastikan efektivitas pemerintahan dalam melayani masyarakat.</li>
</ol>
<h3></h3>
<figure id="attachment_17063" aria-describedby="caption-attachment-17063" style="width: 720px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-17063 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_20250309_191842_Samsung-Internet.jpg" alt="Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wagub Johni Asadoma memimpin rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Gedung sasando, Kantor Gubernur NTT, Rabu (5/3/2025). FArtikel Ini Telah Tayang Di *Kabar NTT* Dengan Judul : *Dari Koperasi Merah Putih Hingga Meja Rakyat, Ayo Bangun NTT* *Sumber Link :* https://kabarntt.id/feature/dari-koperasi-merah-putih-hingga-meja-rakyat-ayo-bangun-ntt" width="720" height="464" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_20250309_191842_Samsung-Internet.jpg 720w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_20250309_191842_Samsung-Internet-300x193.jpg 300w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_20250309_191842_Samsung-Internet-24x15.jpg 24w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_20250309_191842_Samsung-Internet-36x23.jpg 36w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/03/Screenshot_20250309_191842_Samsung-Internet-48x31.jpg 48w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-17063" class="wp-caption-text"><br />
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wagub Johni Asadoma memimpin rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Gedung sasando, Kantor Gubernur NTT</figcaption></figure>
<h3><strong>Membangun NTT dengan Kolaborasi Diaspora dan Masyarakat</strong></h3>
<p>Untuk mempercepat pembangunan, Gubernur Melki dan Wakil Gubernur Johni Asadoma memperkenalkan dua inisiatif penting:</p>
<ul>
<li><strong>&#8220;Meja Rakyat, Melki-Johni Melayani Rakyat&#8221;</strong> – Platform partisipasi publik untuk menampung kritik, saran, dan aspirasi masyarakat terkait pembangunan dan pelayanan publik.</li>
<li><strong>Sekretariat Bersama “Ayo Bangun NTT”</strong> – Wadah kolaborasi bagi diaspora NTT di berbagai kota di Indonesia serta luar negeri, seperti Malaysia, Australia, Amerika, dan Italia, untuk berkontribusi dalam pembangunan NTT.</li>
</ul>
<p>“<strong>Kami ingin NTT maju dengan cara kita sendiri, berbasis potensi lokal dan semangat gotong royong. Dengan Koperasi Merah Putih, kita pastikan ekonomi NTT bukan hanya tumbuh, tapi juga adil dan berkelanjutan,</strong>” tegas Gubernur Melki.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menikmati Keindahan Wisata Bahari di Pantai Meko, Flores Timur</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/pariwisata/menikmati-keindahan-wisata-bahari-di-pantai-meko-flores-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Feb 2025 11:37:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Flores Timur]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan laut.]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Meko]]></category>
		<category><![CDATA[pasir timbul]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Adonara]]></category>
		<category><![CDATA[snorkeling]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata alam]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata bahari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=16415</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211; Pantai Meko adalah salah satu destinasi wisata bahari yang menakjubkan di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Terletak di Dusun Meko, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, pantai ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa dengan pasir putih yang timbul di tengah laut. Oleh masyarakat sekitar, tempat wisata ini dikenal dengan sebutan &#8220;Pasir Timbul Meko&#8221;. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FK</a> &#8211; </strong>Pantai Meko adalah salah satu destinasi wisata bahari yang menakjubkan di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Terletak di Dusun Meko, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, pantai ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa dengan pasir putih yang timbul di tengah laut. Oleh masyarakat sekitar, tempat wisata ini dikenal dengan sebutan &#8220;Pasir Timbul Meko&#8221;.</p>
<h3><strong><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-16418 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_191020_YouTube.jpg" alt="" width="624" height="1014" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_191020_YouTube.jpg 624w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_191020_YouTube-185x300.jpg 185w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_191020_YouTube-15x24.jpg 15w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_191020_YouTube-22x36.jpg 22w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_191020_YouTube-30x48.jpg 30w" sizes="auto, (max-width: 624px) 100vw, 624px" /></strong></h3>
<h3><strong>Daya Tarik Pantai Meko</strong></h3>
<p>Keunikan utama Pantai Meko adalah hamparan pasir putih yang timbul di tengah laut, menciptakan pemandangan yang eksotis dan menawan. Tidak ada penghuni di pulau kecil ini karena hanya berupa gundukan pasir yang dikelilingi air laut jernih. Luas Pantai Meko sekitar 1 km², cukup untuk menikmati ketenangan dan keindahan alam yang masih alami.</p>
<p>Selain itu, wisatawan yang berkunjung dapat menikmati berbagai aktivitas seperti:</p>
<ul>
<li><strong>Berenang</strong> di perairan yang jernih dan tenang.</li>
<li><strong>Snorkeling</strong> untuk melihat keindahan bawah laut dengan terumbu karang dan ikan berwarna-warni.</li>
<li><strong>Berfoto</strong> di pasir timbul dengan latar belakang laut biru yang memukau.</li>
</ul>
<h3><strong><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-16426 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192655_Gallery.jpg" alt="" width="622" height="979" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192655_Gallery.jpg 622w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192655_Gallery-191x300.jpg 191w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192655_Gallery-15x24.jpg 15w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192655_Gallery-23x36.jpg 23w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192655_Gallery-30x48.jpg 30w" sizes="auto, (max-width: 622px) 100vw, 622px" /></strong></h3>
<h3><strong>Akses Menuju Pantai Meko</strong></h3>
<p>Untuk mencapai Pantai Meko, wisatawan harus melalui beberapa rute perjalanan:</p>
<ol>
<li><strong>Dari Larantuka</strong> – wisatawan harus menyeberang ke Pulau Adonara menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Larantuka ke Pelabuhan Tobololo dengan waktu tempuh sekitar 10 menit.</li>
<li><strong>Dari Pelabuhan Tobololo</strong> – perjalanan dilanjutkan ke Desa Meko dengan jarak sekitar 50 km, yang dapat ditempuh dalam 1 hingga 1,5 jam menggunakan kendaraan darat.</li>
<li><strong>Dari Desa Meko</strong> – wisatawan harus menyewa kapal untuk mencapai Pantai Meko. Harga sewa kapal bervariasi tergantung jumlah destinasi yang dikunjungi:
<ul>
<li>Rp90.000 untuk satu titik (Pantai Meko saja).</li>
<li>Rp110.000 untuk dua titik (Pantai Meko dan pulau sebelahnya, seperti Pulau Kelelawar).</li>
<li>Rp205.000 untuk tiga titik, termasuk pulau lain yang juga tidak berpenghuni.</li>
</ul>
</li>
</ol>
<h3></h3>
<h3><strong><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-16421 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_191018_YouTube.jpg" alt="" width="583" height="989" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_191018_YouTube.jpg 583w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_191018_YouTube-177x300.jpg 177w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_191018_YouTube-14x24.jpg 14w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_191018_YouTube-21x36.jpg 21w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_191018_YouTube-28x48.jpg 28w" sizes="auto, (max-width: 583px) 100vw, 583px" /></strong></h3>
<h3><strong>Harga Tiket Masuk</strong></h3>
<p>Biaya tiket masuk ke Pantai Meko cukup terjangkau, hanya sebesar Rp5.000 per orang.</p>
<p>Pantai Meko di Flores Timur merupakan destinasi wisata bahari yang cocok bagi pencinta keindahan alam. Dengan pasir timbul yang unik, air laut yang jernih, serta aktivitas seru seperti snorkeling dan berenang, pantai ini menawarkan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Jika berkunjung ke Flores Timur, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati keindahan Pantai Meko!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-16425 size-large" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192020_YouTube-533x1024.jpg" alt="" width="533" height="1024" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192020_YouTube-533x1024.jpg 533w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192020_YouTube-156x300.jpg 156w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192020_YouTube-12x24.jpg 12w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192020_YouTube-19x36.jpg 19w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192020_YouTube-25x48.jpg 25w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/02/Screenshot_20250222_192020_YouTube.jpg 538w" sizes="auto, (max-width: 533px) 100vw, 533px" /></strong></p>
<p><strong>Menikmati Keindahan Wisata Bahari di Pantai Meko, Flores Timur</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tangis di Tengah Reruntuhan: Saat Rumah Tak Lagi Menjadi Tempat Pulang</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/opini/tangis-di-tengah-reruntuhan-saat-rumah-tak-lagi-menjadi-tempat-pulang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 06:54:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[alat berat]]></category>
		<category><![CDATA[anak kehilangan pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Nangahale]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan hukum.]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pembersihan lahan]]></category>
		<category><![CDATA[penggusuran]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan warga]]></category>
		<category><![CDATA[rumah dibongkar]]></category>
		<category><![CDATA[sikka]]></category>
		<category><![CDATA[tangis histeris]]></category>
		<category><![CDATA[warga miskin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=15425</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211; Di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu, 22 Januari 2025, ratusan warga kehilangan tempat tinggal mereka dalam pembersihan lahan eks HGU oleh PT Kris Rama Maumere. Dua alat berat meluluhlantakkan rumah-rumah sederhana yang selama ini menjadi tempat berteduh, memaksa warga berlarian keluar dengan membawa barang seadanya. Tangisan histeris terdengar di mana-mana. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukum">FK</a> &#8211; </strong>Di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu, 22 Januari 2025, ratusan warga kehilangan tempat tinggal mereka dalam pembersihan lahan eks HGU oleh PT Kris Rama Maumere.</p>
<p>Dua alat berat meluluhlantakkan rumah-rumah sederhana yang selama ini menjadi tempat berteduh, memaksa warga berlarian keluar dengan membawa barang seadanya.</p>
<p>Tangisan histeris terdengar di mana-mana. Seorang bocah sekolah dasar, baru saja pulang sekolah, terpaksa menyaksikan rumahnya runtuh. Dengan tas kecil berisi buku pelajaran, ia bingung harus ke mana. &#8220;Bapa dan Mama sudah lari ke pantai karena tidak tega melihat rumah dibongkar,&#8221; ujar bocah itu dengan suara gemetar. Masa depannya kini menjadi tanda tanya besar, karena tanpa rumah, harapan untuk terus belajar tampak kian jauh.</p>
<p>Di sudut lain, seorang ibu berlutut di atas tanah yang dulunya menjadi fondasi rumahnya. Dengan air mata bercucuran, ia meraih puing-puing yang tersisa, berharap ada sesuatu yang masih bisa digunakan. Warga lainnya membongkar rumah mereka sendiri, berusaha menyelamatkan material yang masih layak pakai untuk membangun kembali dari nol.</p>
<p>&#8220;Kami tidak tahu apa salah kami. Kami hanya orang miskin yang tidak mengerti hukum. Tuhan, mengapa ini harus terjadi?&#8221; keluh seorang warga yang kehilangan segalanya.</p>
<p>Malam itu, dingin menusuk. Warga yang tak memiliki tempat tujuan harus mengandalkan belas kasih keluarga atau kerabat terdekat untuk menumpang tidur. Esok hari, mereka harus menghadapi kenyataan pahit tanpa kejelasan akan masa depan.</p>
<p><em><strong>Puing-Puing Harapan di Tengah Kehancuran</strong></em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GESTIANUS SINO, Petani Muda Inspiratif Raih Penghargaan KEHATI Award 2024</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/nasional/gestianus-sino-petani-muda-inspiratif-raih-penghargaan-kehati-award-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 11:54:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi alam.]]></category>
		<category><![CDATA[menginspirasi dengan sistem pertanian organik terintegrasi. Di lahan berbatu yang gersang]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan limbah]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Organik]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan iklim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=13831</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211;  Gestianus Sino merai pengggaraan SEHATI Aword 2024 Berlangsung di Jakarta 3 Desember 2024—Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) resmi mengumumkan para pemenang KEHATI Award 2024 dalam sebuah acara penghargaan hybrid yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta. Ajang bergengsi ini memberikan apresiasi kepada lima pelestari alam yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga keanekaragaman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FK</a> &#8211;  </strong>Gestianus Sino merai pengggaraan SEHATI Aword 2024 Berlangsung di Jakarta 3 Desember 2024—Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) resmi mengumumkan para pemenang KEHATI Award 2024 dalam sebuah acara penghargaan hybrid yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta.</p>
<p>Ajang bergengsi ini memberikan apresiasi kepada lima pelestari alam yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.</p>
<p>Direktur Eksekutif KEHATI, Riki Frindos, menyampaikan rasa bangganya atas kontribusi para pemenang. “Kami sangat bangga dengan kerja keras mereka yang menginspirasi masyarakat untuk berinovasi dalam pelestarian lingkungan,” ujarnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-13835 size-large" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241204-WA0017-1024x559.jpg" alt="" width="1024" height="559" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241204-WA0017-1024x559.jpg 1024w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241204-WA0017-300x164.jpg 300w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241204-WA0017-768x419.jpg 768w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241204-WA0017-24x13.jpg 24w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241204-WA0017-36x20.jpg 36w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241204-WA0017-48x26.jpg 48w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241204-WA0017.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" />Pemenang KEHATI Award 2024:</p>
<p>1. Kategori Forestry:<br />
Kelompok Pelestari Hutan Pesanguan dari Lampung berhasil memulihkan 225 hektar hutan sejak 2012. Selain itu, mereka mengembangkan usaha madu klanceng, memberikan solusi ekonomi berbasis non-lahan yang ramah lingkungan.</p>
<p>2. Kategori Marine:<br />
Natural Aceh memenangi penghargaan berkat budidaya tiram ramah lingkungan yang menggunakan bahan daur ulang seperti ban bekas. Program ini tidak hanya melindungi ekosistem mangrove tetapi juga meningkatkan pendapatan perempuan lokal hingga 300%.</p>
<p>3. Kategori Agriculture:<br />
Gestianus Sino dari Kupang, NTT, menginspirasi dengan sistem pertanian organik terintegrasi. Di lahan berbatu yang gersang, ia menggabungkan hortikultura, peternakan, dan perikanan untuk menjawab tantangan pangan dan perubahan iklim.</p>
<p>4. Kategori Climate Change:<br />
Komunitas Banyu Bening dari Sleman, Yogyakarta, memenangkan penghargaan atas inovasi pengelolaan air hujan menjadi air minum. Upaya ini mendorong konservasi air dan pemberdayaan masyarakat di wilayah-wilayah rawan air di Indonesia.</p>
<p>5. Kategori Waste and Pollution:<br />
Jurnalis Yogi Tujuliarto mendapatkan penghargaan atas liputannya yang mengupas isu sampah impor. Karya jurnalistiknya memicu kebijakan yang lebih tegas dalam pengelolaan limbah dan menggerakkan perubahan melalui jurnalisme konstruktif.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Subianto Hadiri Sidang Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di NTT</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/nasional/presiden-prabowo-subianto-hadiri-sidang-tanwir-dan-milad-ke-112-muhammadiyah-di-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2024 11:30:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[agenda Presiden RI]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan makan bergizi]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Milad Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan kualitas SDM]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Sasando]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Tanwir]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=13807</guid>

					<description><![CDATA[FK-  Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 3 hingga 4 Desember 2024. Kunjungan ini memiliki agenda utama menghadiri pembukaan Sidang Tanwir dan perayaan Milad ke-112 Muhammadiyah, yang akan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kupang. Hari Pertama: Selasa, 3 Desember 2024 Presiden akan bertolak menuju NTT [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FK-  </strong>Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 3 hingga 4 Desember 2024. Kunjungan ini memiliki agenda utama menghadiri pembukaan Sidang Tanwir dan perayaan Milad ke-112 Muhammadiyah, yang akan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kupang.</p>
<p>Hari Pertama: Selasa, 3 Desember 2024<br />
Presiden akan bertolak menuju NTT menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Perjalanan ini diperkirakan memakan waktu sekitar 2 jam 50 menit. Agenda hari pertama bersifat persiapan untuk kegiatan utama yang dijadwalkan pada hari berikutnya.</p>
<p>Hari Kedua: Rabu, 4 Desember 2024<br />
Kegiatan utama Presiden dimulai sejak pagi hari di Universitas Muhammadiyah Kupang. Berikut adalah rangkaian acara:</p>
<p>1. 08.40 WITA: Presiden berangkat dari Hotel Harper Kupang menuju lokasi acara.</p>
<p>2. 08.55 WITA: Presiden tiba di Universitas Muhammadiyah Kupang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wapres tekankan dialog dalam relokasi warga terdampak erupsi Lewotobi</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/nasional/wapres-tekankan-dialog-dalam-relokasi-warga-terdampak-erupsi-lewotobi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2024 14:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Flotim]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Wapres]]></category>
		<category><![CDATA[Warga korban gunung api lewotobi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=13509</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211; Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya dialog terkait rencana relokasi sejumlah warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). &#160; &#8220;Proses relokasi yang nanti masih harus disurvei di beberapa tempat, pastikan dalam menentukan titik lokasi yang baru ini untuk lebih dulu berdialog dengan warga,&#8221; katanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/tag/faktahukumntt">FK</a> &#8211; </strong>Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya dialog terkait rencana relokasi sejumlah warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Proses relokasi yang nanti masih harus disurvei di beberapa tempat, pastikan dalam menentukan titik lokasi yang baru ini untuk lebih dulu berdialog dengan warga,&#8221; katanya saat rapat koordinasi usai melakukan kunjungan di Posko Pengungsian Kobasama di Desa Kobasoma, Kecamatan Titehena, Kamis.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-13511" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/11/wapres1-300x196.png" alt="" width="300" height="196" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/11/wapres1-300x196.png 300w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/11/wapres1-24x16.png 24w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/11/wapres1-36x23.png 36w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/11/wapres1-48x31.png 48w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/11/wapres1.png 695w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Wapres menyampaikan hal tersebut menyikapi rencana Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman yang melakukan survei lokasi untuk relokasi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, dialog sangat diperlukan sehingga infrastruktur yang nantinya dibangun dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Jadi jangan sampai nanti sudah dibangun tapi tempatnya tidak ditinggali, pastikan juga nanti dari pemangku wilayah, pak gubernur, ibu bupati, pastikan fasum (fasilitas umum) sudah siap,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gibran juga menekankan kemudahan administrasi dan birokrasi guna membantu masyarakat terdampak bencana alam sesegera mungkin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Bapak, ibu warga yang ada di pengungsian ini sudah dalam keadaan sulit, birokrasinya jangan dipersulit lagi dengan proses-proses asesmen yang berbelit-belit. Kita pingin yang cepat, kita ingin sekali lagi memprioritaskan warga-warga yang kesusahan di sini,&#8221; tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan survei telah dilakukan di dua titik lokasi untuk relokasi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.</p>
<p>Survei, lanjut dia, dilakukan secara komprehensif bersama pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi NTT, Kementerian Perumahan dan Permukiman, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi, serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
