<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PVMBG &#8211; Fakta Hukum Lembata</title>
	<atom:link href="https://lembata.faktahukumntt.com/tag/pvmbg/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lembata.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Lembata</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jun 2025 15:32:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-6-32x32.png</url>
	<title>PVMBG &#8211; Fakta Hukum Lembata</title>
	<link>https://lembata.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waspada Erupsi Gunung Ile Ape Lembata: Dentuman Hebat dan Lontaran Lava Gegerkan Warga</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/warta-lembata/waspada-erupsi-gunung-ile-ape-lembata-dentuman-hebat-dan-lontaran-lava-gegerkan-warga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2025 15:30:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Warta Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[abu vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam Lembata.]]></category>
		<category><![CDATA[Dentuman Gunung Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Ile Ape 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Api Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Ile Ape]]></category>
		<category><![CDATA[Ile Lewotolok]]></category>
		<category><![CDATA[Lava Pijar Ile Ape]]></category>
		<category><![CDATA[PVMBG]]></category>
		<category><![CDATA[Status Waspada Gunung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=21506</guid>

					<description><![CDATA[FK&#8211; Lembata, 27 Juni 2025 – Gunung Ile Ape yang terletak di Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Erupsi terjadi pada pukul 21:46 WITA dan membuat warga sekitar panik akibat suara dentuman keras yang disertai getaran tanah. Sejumlah warga di Desa Jontona, Amakaka, dan Lamatokan mengaku kaget dan bergegas keluar rumah ketika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:24px] grow overflow-hidden">
<div class="relative h-full">
<div class="flex h-full flex-col overflow-y-auto [scrollbar-gutter:stable_both-edges] @[84rem]/thread:pt-(--header-height)">
<div class="@thread-xl/thread:pt-header-height mt-1.5 flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full" dir="auto" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true">
<div class="text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden">
<div class="group/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="relative flex-col gap-1 md:gap-3">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="82dae5af-22eb-4cc2-9680-f6edfcb87e3f" data-message-model-slug="gpt-4o">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light">
<p data-start="178" data-end="609"><strong data-start="178" data-end="203"><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FK</a>&#8211; Lembata, 27 Juni 2025</strong> – Gunung Ile Ape yang terletak di Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Erupsi terjadi pada pukul 21:46 WITA dan membuat warga sekitar panik akibat suara dentuman keras yang disertai getaran tanah.</p>
<p data-start="178" data-end="609">Sejumlah warga di Desa Jontona, Amakaka, dan Lamatokan mengaku kaget dan bergegas keluar rumah ketika merasakan getaran dan melihat kilatan cahaya dari puncak gunung.</p>
<p data-start="611" data-end="1055">Menurut laporan resmi dari <strong data-start="638" data-end="687">Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi</strong>, kolom abu teramati mencapai ± 500 meter di atas puncak atau sekitar 1.923 meter di atas permukaan laut.</p>
<p data-start="611" data-end="1055">Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang, condong ke arah barat. Gemuruh keras terdengar jelas hingga radius beberapa kilometer dari kawah gunung. Letusan ini juga disertai lontaran lava pijar ke arah selatan dan tenggara sejauh kurang lebih 500 meter.</p>
<p data-start="1057" data-end="1318">Seismograf mencatat erupsi dengan <strong data-start="1091" data-end="1119">amplitudo maksimum 40 mm</strong> dan durasi letusan ± 39 detik.</p>
<p data-start="1057" data-end="1318">Sementara itu, aktivitas vulkanik ini menyebabkan kekhawatiran di kalangan warga karena letusan disertai dengan suara gemuruh dan cahaya merah menyala dari arah kawah.</p>
<p data-start="1320" data-end="1479">Hingga saat ini, <strong data-start="1337" data-end="1393">status Gunung Ile Ape berada pada Level II (Waspada)</strong>. Masyarakat diimbau untuk selalu siaga dan mematuhi rekomendasi dari pihak berwenang.</p>
<h3 data-start="1481" data-end="1518"><strong data-start="1485" data-end="1518">Rekomendasi Resmi dari PVMBG:</strong></h3>
<ol data-start="1520" data-end="2489">
<li data-start="1520" data-end="1670">
<p data-start="1523" data-end="1670"><strong data-start="1523" data-end="1558">Larangan Aktivitas Radius 2 km:</strong><br data-start="1558" data-end="1561" />Warga, pendaki, dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 2 km dari pusat aktivitas Gunung Ile Ape.</p>
</li>
<li data-start="1672" data-end="1919">
<p data-start="1675" data-end="1709"><strong data-start="1675" data-end="1707">Waspada di Wilayah Sektoral:</strong></p>
<ul data-start="1713" data-end="1919">
<li data-start="1713" data-end="1835">
<p data-start="1715" data-end="1835"><strong data-start="1715" data-end="1745">Sisi selatan dan tenggara:</strong> Larangan aktivitas hingga radius 2,5 km, terutama bagi warga Desa Jontona dan Todanara.</p>
</li>
<li data-start="1839" data-end="1919">
<p data-start="1841" data-end="1919"><strong data-start="1841" data-end="1856">Sisi barat:</strong> Larangan hingga radius 2,5 km, khusus bagi warga Desa Amakaka.</p>
</li>
</ul>
</li>
<li data-start="1921" data-end="2118">
<p data-start="1924" data-end="2118"><strong data-start="1924" data-end="1949">Waspada Guguran Lava:</strong><br data-start="1949" data-end="1952" />Ancaman guguran atau longsoran lava dari puncak/kawah gunung ke arah timur, selatan, tenggara, dan barat harus diwaspadai karena dapat menimbulkan bahaya mendadak.</p>
</li>
<li data-start="2120" data-end="2314">
<p data-start="2123" data-end="2314"><strong data-start="2123" data-end="2142">Gunakan Masker:</strong><br data-start="2142" data-end="2145" />Abu vulkanik dapat menyebabkan gangguan pernapasan (ISPA) dan iritasi. Warga disarankan menggunakan masker dan pelindung mata/kulit saat beraktivitas di luar ruangan.</p>
</li>
<li data-start="2316" data-end="2489">
<p data-start="2319" data-end="2489"><strong data-start="2319" data-end="2352">Waspada Lahar di Musim Hujan:</strong><br data-start="2352" data-end="2355" />Warga di sekitar lembah atau sungai yang berhulu di Gunung Ile Ape harus waspada terhadap potensi lahar, terutama saat hujan deras.</p>
</li>
</ol>
<p data-start="2491" data-end="2685">Pihak <strong data-start="2497" data-end="2531">PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi</strong> mengimbau seluruh warga agar tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi, dan terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari instansi terkait.</p>
<p data-start="2687" data-end="2868"><strong data-start="2687" data-end="2721">Keselamatan adalah yang utama.</strong> Warga diminta tetap tenang namun siaga. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan skenario evakuasi jika kondisi aktivitas gunung semakin meningkat.(Rrr)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PVMBG Imbau Masyarakat Selalu Gunakan Masker, Hindari Abu Vulkanik</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/daerah/pvmbg-imbau-masyarakat-selalu-gunakan-masker-hindari-abu-vulkanik/</link>
					<comments>https://lembata.faktahukumntt.com/daerah/pvmbg-imbau-masyarakat-selalu-gunakan-masker-hindari-abu-vulkanik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jan 2024 05:46:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Warta Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Flotim]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Lewotobi]]></category>
		<category><![CDATA[Lewotobi]]></category>
		<category><![CDATA[Masker]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PVMBG]]></category>
		<category><![CDATA[Vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[wajib]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=11046</guid>

					<description><![CDATA[FAKTAHUKUMNTT.COM., LEMBATA &#8211;  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melalui Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Nusa Tenggara mengimbau masyarakat menggunakan masker untuk menghindari abu vulkanik akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT. &#8220;Masyarakat harus menggunakan masker pelindung karena abu vulkanik hasil letusan terus menyebar,&#8221; kata Kepala Balai Pemantau Gunung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>FAKTAHUKUMNTT.COM., <a href="https://lembata.faktahukumntt.com/tag/lembata">LEMBATA</a> &#8211;  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melalui Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Nusa Tenggara mengimbau masyarakat menggunakan masker untuk menghindari abu vulkanik akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT.</p>
<p>&#8220;Masyarakat harus menggunakan masker pelindung karena abu vulkanik hasil letusan terus menyebar,&#8221; kata Kepala Balai Pemantau Gunung Api dan Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Nusa Tenggara, Zakarias Ghele Raja, dari Kecamatan Wulanggitang Flores Timur, Rabu, 5 Januari 2024</p>
<p>Berdasarkan pemantauan sesuai situasi terkini, kata Zakarias terlihat ada peningkatan belerang (sulfur) di Kabupaten Flores Timur bagian barat dan Kabupaten Sikka.</p>
<p>Meski kandungan gas belerang mulai berkurang ke arah barat daya, yakni wilayah Kabupaten Ende bagian selatan, namun secara umum Kabupaten Ende terdampak abu vulkanik akibat letusan Gunung Lewotobi Laki-laki.</p>
<p>Ia menyebut abu vulkanik hasil letusan gunung telah menyebar ke arah barat daya searah dengan angin yang membawa material abu vulkanik tersebut.</p>
<p>&#8220;Sehingga wilayah Kabupaten Ende menjadi salah satu kabupaten terdampak abu vulkanik tersebut,&#8221; kata dia mengingatkan.</p>
<p>PVMBG telah menyatakan kenaikan status Gunung Lewotobi Laki-laki mulai 1 Januari 2024 pukul 04.00 Wita.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lembata.faktahukumntt.com/daerah/pvmbg-imbau-masyarakat-selalu-gunakan-masker-hindari-abu-vulkanik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
