<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sman 1 Nagawutung &#8211; Fakta Hukum Lembata</title>
	<atom:link href="https://lembata.faktahukumntt.com/tag/sman-1-nagawutung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lembata.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Lembata</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Aug 2025 06:29:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-6-32x32.png</url>
	<title>sman 1 Nagawutung &#8211; Fakta Hukum Lembata</title>
	<link>https://lembata.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>SMAN 1 Nagawutung Jadi Sekolah Model Mitigasi Bencana, Bentuk Relawan Tangguh di Lembata</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/pendidikan/sman-1-nagawutung-jadi-sekolah-model-mitigasi-bencana-bentuk-relawan-tangguh-di-lembata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 06:29:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Kebencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Kesiapsiagaan Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Bencana Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Tangguh Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Aman Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[sman 1 Nagawutung]]></category>
		<category><![CDATA[SPAB Lembata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=22624</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211; Nagawutung, 19 Agustus 2025 – SMAN 1 Nagawutung resmi ditetapkan sebagai salah satu sekolah model dalam program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penetapan ini diwujudkan melalui kegiatan pelatihan dan pembentukan Relawan Tangguh Bencana yang berlangsung pada 19–20 Agustus 2025 di Aula SMAN 1 Nagawutung. Program ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FK &#8211; Nagawutung, 19 Agustus 2025</strong> – SMAN 1 Nagawutung resmi ditetapkan sebagai salah satu sekolah model dalam program <em>Satuan Pendidikan Aman Bencana</em> (SPAB) di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penetapan ini diwujudkan melalui kegiatan pelatihan dan pembentukan Relawan Tangguh Bencana yang berlangsung pada 19–20 Agustus 2025 di Aula SMAN 1 Nagawutung.</p>
<p>Program ini digelar oleh BPBD Provinsi NTT bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Lembata, sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesiapsiagaan sekolah yang berada di wilayah rawan bencana.</p>
<h3><strong><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-22625 size-full" src="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250819-WA0012.jpg" alt="" width="650" height="488" srcset="https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250819-WA0012.jpg 650w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250819-WA0012-300x225.jpg 300w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250819-WA0012-24x18.jpg 24w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250819-WA0012-36x27.jpg 36w, https://lembata.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250819-WA0012-48x36.jpg 48w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" />Sekolah di Daerah Rawan Bencana Perlu Kesiapsiagaan</strong></h3>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Lembata, Yohanes Gregorius Solan Demo, ST, MM, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini, terutama karena Lembata termasuk daerah dengan risiko bencana tinggi.</p>
<p>“Selain SMAN 1 Nagawutung, dua sekolah lain juga menjadi sekolah model yaitu SMA Frater Don Bosco Lewoleba dan SMKN 1 Atadei. Ini bagian dari peningkatan kapasitas warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana,” ungkapnya.</p>
<p>Ia juga menyebut bahwa program ini akan masuk dalam laporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bupati Lembata kepada Kementerian Dalam Negeri sebagai indikator upaya pengurangan risiko bencana.</p>
<h3><strong>Komitmen Sekolah Bentuk Relawan Tangguh Bencana</strong></h3>
<p>Kepala SMAN 1 Nagawutung, Patrisius Beyeng, S.Pd, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.</p>
<p>“Wilayah Nagawutung, khususnya Desa Loang, memang rawan bencana. Karena itu kami berkomitmen penuh melanjutkan program ini, bahkan merencanakan kegiatan rutin setiap Jumat untuk edukasi kebencanaan,” ujarnya.</p>
<p>Sebagai bentuk dukungan, BPBD Provinsi NTT memberikan bantuan perlengkapan kebencanaan seperti rompi, rambu evakuasi, megafon, poster, plakat, dan PIN kepada pihak sekolah.</p>
<h3><strong>Pendidikan Kebencanaan dan Simulasi Langsung</strong></h3>
<p>Kegiatan pelatihan diisi oleh berbagai narasumber, termasuk Kristian Gelan dari Forum PRB Provinsi NTT, yang menyampaikan pentingnya pengintegrasian pendidikan kebencanaan dalam kurikulum sekolah melalui pendekatan SPAB.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ujian Telah Usai, Semangat Tak Pernah Padam: Catatan Kebersamaan dari SMAN 1 Nagawutung</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/pendidikan/ujian-telah-usai-semangat-tak-pernah-padam-catatan-kebersamaan-dari-sman-1-nagawutung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 15:39:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Kearifan Lokal Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Karakter]]></category>
		<category><![CDATA[Profil Pelajar Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat Kolektif]]></category>
		<category><![CDATA[sman 1 Nagawutung]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Pelajaran 2024/2025]]></category>
		<category><![CDATA[Ujian Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=18841</guid>

					<description><![CDATA[FK&#8211; Di bawah langit cerah Kecamatan Nagawutung, di sebuah sekolah yang berdiri teguh di tengah desa, telah berlangsung sebuah proses yang lebih dari sekadar ujian. Di SMAN 1 Nagawutung, Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2024/2025 bukan hanya menjadi ajang penilaian akademik, tapi juga momentum pembuktian: tentang kedisiplinan, kerja sama, integritas, dan komitmen. Dengan rasa syukur yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FK</a>&#8211; </strong>Di bawah langit cerah Kecamatan Nagawutung, di sebuah sekolah yang berdiri teguh di tengah desa, telah berlangsung sebuah proses yang lebih dari sekadar ujian. Di SMAN 1 Nagawutung, Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2024/2025 bukan hanya menjadi ajang penilaian akademik, tapi juga momentum pembuktian: tentang kedisiplinan, kerja sama, integritas, dan komitmen.</p>
<p>Dengan rasa syukur yang mendalam, seluruh keluarga besar SMAN 1 Nagawutung menatap akhir dari pelaksanaan Ujian Sekolah dengan kepala tegak. Semua berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Di balik layar, ada panitia yang bekerja dalam senyap, guru-guru yang terus menyala semangatnya, dan siswa-siswi yang menampilkan perjuangan terbaik mereka.</p>
<p>“Pelaksanaan Ujian Sekolah ini bukan hanya tentang pencapaian akademis, melainkan proses pembentukan karakter,” tutur Kepala Sekolah, Bapak Patrisius Beyeng, S.Pd, saat dimintai keterangan usai penutupan ujian. Wajahnya tampak puas sekaligus haru melihat hasil kerja kolektif yang penuh makna itu. “Saya bangga kepada semua yang telah terlibat,” lanjutnya.</p>
<p>Senada dengan itu, Yohanes Paulus Pito Koban, selaku Ketua Panitia, menekankan pentingnya kolaborasi dalam sebuah peristiwa besar seperti ini. “Tanpa sinergi, tak mungkin kami bisa melewati proses ini dengan mulus. Saya ucapkan terima kasih kepada guru, staf, dan siswa. Semoga hasil yang nanti diperoleh mencerminkan kerja keras dan kejujuran mereka.”</p>
<p>Namun, tak hanya kata-kata yang mampu menceritakan perjalanan ini. Dua buah foto yang diabadikan pada akhir pelaksanaan Ujian Sekolah menjadi saksi bisu dari apa yang telah dilalui.</p>
<p>Dalam foto pertama, berdiri para pendidik dan staf sekolah—berbaris rapi, mengenakan busana formal berpadu dengan corak lokal, tersenyum penuh kebanggaan. Bagi mereka, ini adalah hasil dari kerja keras panjang. Mereka bukan hanya mengajar, tapi juga membimbing dan mendampingi siswa menapaki fase penting kehidupan mereka.</p>
<p>Sementara itu, foto kedua menyuguhkan pemandangan megah: seluruh siswa kelas XII, mengapiti kepala sekolah dan para guru, duduk dan berdiri di bawah bendera merah putih yang berkibar gagah. Di wajah-wajah itu, terlihat mimpi, perjuangan, dan harapan. Mereka telah melewati satu fase, dan kini bersiap menyambut fase berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ujian KTI di SMAN 1 Nagawutung: Ajang Asah Kritis dan Kreativitas Siswa</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/pendidikan/ujian-kti-di-sman-1-nagawutung-ajang-asah-kritis-dan-kreativitas-siswa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 02:15:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[anak kehilangan pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir kritis]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi akademik]]></category>
		<category><![CDATA[karya tulis ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas siswa]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[sman 1 Nagawutung]]></category>
		<category><![CDATA[Ujian KTI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=16542</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211;  Loang-Nagawutung, HOSN – SMAN 1 Nagawutung sukses menggelar Ujian Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang berlangsung selama dua hari, mulai Senin (24/2) hingga Selasa (25/2). Ujian ini menjadi bagian penting dari evaluasi akademik sekaligus wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan menyalurkan kreativitas mereka dalam penelitian ilmiah. Sebanyak 79 siswa turut berpartisipasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/Tag/Faktahukumntt">FK</a> &#8211;  </strong><strong>Loang-Nagawutung, HOSN</strong> – SMAN 1 Nagawutung sukses menggelar Ujian Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang berlangsung selama dua hari, mulai Senin (24/2) hingga Selasa (25/2). Ujian ini menjadi bagian penting dari evaluasi akademik sekaligus wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan menyalurkan kreativitas mereka dalam penelitian ilmiah.</p>
<p>Sebanyak 79 siswa turut berpartisipasi dalam ujian ini, dibagi ke dalam 15 kelompok sesuai dengan jumlah ruang ujian yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Dalam setiap ruang, lima hingga enam siswa mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan tim penguji yang terdiri dari para guru SMAN 1 Nagawutung.</p>
<p>Kepala SMAN 1 Nagawutung, Patrisius Beyeng, S. Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan tim penguji atas kelancaran pelaksanaan ujian. “Atas nama lembaga, saya berharap melalui ujian ini, siswa dapat semakin terampil dalam menulis karya ilmiah serta siap menghadapi tantangan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SMAN 1 Nagawutung Gelar In House Training  (Iht) Implementasi Kurikulum Merdeka</title>
		<link>https://lembata.faktahukumntt.com/pendidikan/sman-1-nagawutung-gelar-in-house-training-iht-implementasi-kurikulum-merdeka/</link>
					<comments>https://lembata.faktahukumntt.com/pendidikan/sman-1-nagawutung-gelar-in-house-training-iht-implementasi-kurikulum-merdeka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[petrus togo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 15:31:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[IHT]]></category>
		<category><![CDATA[Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[sman 1 Nagawutung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lembata.faktahukumntt.com/?p=12991</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211; Menggali pengalaman menanam pengetahuan dan bertumbulah pohon diatas tanah gersar menjadi hijau. Demikian selogan berpikir kritis dalam kertas putih Wadah kolaborasi materi Training  merupakan agenda rutin SMAN 1 NAGAWUTUNG bidang Akademik. IHT adalah pelatihan internal sekolah untuk meningkatkan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Untuk menguji kompetensi para Guru dalam kegiatan In House Training [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://lembata.faktahukumntt.com/tag/faktahukumntt"><strong>FK</strong></a> &#8211; Menggali pengalaman menanam pengetahuan dan bertumbulah pohon diatas tanah gersar menjadi hijau. Demikian selogan berpikir kritis dalam kertas putih</p>
<p>Wadah kolaborasi materi Training  merupakan agenda rutin SMAN 1 NAGAWUTUNG bidang Akademik. IHT adalah pelatihan internal sekolah untuk meningkatkan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan.</p>
<p>Untuk menguji kompetensi para Guru dalam kegiatan In House Training di SMAN 1 Nagawutung dilaksanakan selama tiga hari pada Kamis, 29 Agustus  s/d Sabtu, 31 Agustus 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SMAN 1 Nagawutung, Patrisius Beyeng, S.Pd dan 40 (empat puluh) orang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMAN 1 Nagawutung. Tampil sebagai pemateri/narasumber dalam IHT kali ini yakni Wahid N. Aman, S. Pd, M. Hum, Widyaprada dari BPMP Provinsi NTT.</p>
<p>Adapun praktik dalam sajian laporannya, Fransikus X. Lawe, S.Pd selaku Ketua Panitia Penyelenggara memaparkan, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan yaitu Meningkatkan kompetensi professional pendidik dan tenaga kependidikan, meliputi keterampilan dan pengetahuan dalam Penyusunan Perangkat Pembelajaran Tahun Ajaran 2024/2025; Mengembangkan metode pengajaran yang efektif dan menarik untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa; dan Mendorong kolaborasi antar guru dan berbagi praktik terbaik dalam pendidikan (Kolaborasi dan Sharing Best Practices).</p>
<p>“In-House Training untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan adalah langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik. Dengan pelatihan yang berfokus pada teknologi, kurikulum, dan metode pengajaran, kami berkomitmen untuk membantu Pendidik dan tenaga kependidikan SMAN 1 Nagawutung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada siswa,” pungkas Fransiskus X. Lawe.</p>
<p>Sementara itu, Kepala SMAN 1 Nagawutung, Patrisius Beyeng, S. Pd dalam arahan pembukanya meyakini, kegiatan ini sangat diperlukan untuk diberikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan sebagai bagian pendidikan berkelanjutan. IHT ini sangat dibutuhkan sebagai tindak lanjut atas analisis rapor pendidikan sekolah beberapa hari kemarin demi menjaga kualitas Proses Belajar Mengajar (PBM) dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dan  memaksimalkan kompetensi yang mereka miliki dengan yang mereka hadapi dalam bekerja.</p>
<p>Pantauan media ini, usai seremoni pembukaan disusul pemaparan materi oleh narasumber, Wahid N. Aman, S.Pd,M.Hum, Widyaprada BPMP Provinsi NTT.</p>
<p>Adapun materi IHT yang tersaji adalah Implementasi Kurikulum Merdeka yang mencakup: Asesmen Awal (Diagnostik); Pembelajaran Berdiferensiasi; Pengenalan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP); Modul Ajar; Asesmen Penilaian dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).</p>
<p>Selama 3 (tiga) hari kegiatan ini, satu per satu materi disajikan dengan menarik oleh pemateri handal dan sangat mumpuni dalam penguasaan materi. Para peserta IHT terpantau sangat antusias dan proaktif dalam beracara sejak awal hingga akhir kegiatan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lembata.faktahukumntt.com/pendidikan/sman-1-nagawutung-gelar-in-house-training-iht-implementasi-kurikulum-merdeka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
