“Di bukit indah ini kita telah membangun rumah-rumah kita, tempat kita ini tempat kita tinggal tempat kita hidup,” sambungnya.

Uskup Fransiskus pun mengajak masyarakat Lamagute untuk menata bukit perumahan ini agar menjadi indah dan semakin indah. “Mari kita menata rumah kita walaupun kecil dan sederhana tetapi kan bisa lebih indah lebih nyaman dan lebih menyenangkan,” ujarnya.

Lanjut Fransiskus, kita hidup di dalam persaudaraan saling tolong menolong dan berdoa bersama. Intinya kita membangun hidup dalam persekutuan. “Di bukit ini, Tuhan hadir sebagaimana iya datang ke rumah Zakheus dan meminta menumpang,” jelas Fransiskus.

“Mulai hari ini, Yesus tidak menumpang sesaat tapi dia datang tinggal di rumah-rumah kita dibukit ini. Kita akan diubah dan menjadi manusia baru penuh iman, penuh kasih,” kata Fransiskus.

Di akhir khotbahnya, Fransiskus pun mengingatkan agar masyarakat Lamagute harus peka terhadap bencana yang akan dialami oleh orang lain.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.