FK.- Berlajar dengan pengalaman pribadi. Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti di sekolah menengah atas bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai iman, moral, dan karakter Kristiani dalam diri peserta didik. Di SMAN 1 Nubatukan, metode “Menabur dan Menyiram” dikembangkan sebagai pendekatan pembelajaran yang menyentuh aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Metode ini dilandasi semangat pelayanan, keteladanan, dan pembinaan iman berkelanjutan oleh pendidik.

Landasan Filosofis dan Teologis

Metode ini berakar pada 1 Korintus 3:6, “Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.” Ayat ini menegaskan bahwa pembentukan iman dan karakter tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses penanaman (penaburan) nilai-nilai dan pemeliharaan (penyiraman) yang konsisten, di bawah bimbingan Tuhan yang memberi pertumbuhan sejati.


Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.