FKPagi itu…
Mentari menyapa barisan 5.480 guru dari seluruh penjuru Nusa Tenggara Timur.
Namun, satu kursi kosong… satu hati tak lagi berdetak bersama kami.

Ia yang selalu hadir dengan senyum sederhana,
Ia yang menyentuh banyak jiwa lewat ilmu dan kasih,
Kini telah kembali ke pangkuan Bapa.

Gregoriana Kagarni Roga—atau yang kami kenal sebagai Ibu Ryan—
telah pergi dengan tenang,
meninggalkan pengabdian dan cinta yang takkan pudar.

🌸
Ia bukan hanya guru PPPK di SMKN 3 Ende,
Ia adalah kuntum bunga dari Ende, Flores
Yang mekar dalam kesunyian, dan kini harum di taman surga.

Senin, 21 Juli 2025…
RSUD Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang menjadi saksi pengabdian terakhirnya.
Bukan karena antrean panjang, bukan karena kelelahan…
Melainkan karena tubuhnya yang rapuh,
setelah lama berjuang melawan kanker.

Kabar simpang sempat menyebar…
Namun semua ditegaskan:
“Ia datang ke Kupang untuk pengobatan, bukan untuk administrasi,”
kata keluarga, sahabat, dan pihak rumah sakit.

Dan hari itu…
Satu kuntum bunga gugur, tapi tak pernah layu.

📿
Dalam hening dan duka,
di tengah barisan guru,
Gubernur NTT mengajak semua untuk menundukkan kepala,
mengheningkan cipta untuk sosok yang telah mengajar
dengan hati, bukan sekadar kewajiban.

Ia kini telah kembali ke rumah sejati,
tempat Tuhan menyambutnya dengan tangan terbuka.

✝️ Doa kepada Bunda Maria Berdukacita

Bunda Maria, Perawan Berdukacita,
dalam kepedihanmu di bawah salib Putramu,
Engkau tahu rasa kehilangan yang dalam dan luka yang pedih.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.