“Aku akan bangun dan pergi berkeliling kota, di jalan-jalan dan di lapangan-lapangan; aku akan mencari dia, kekasih jiwaku. Kucari dia, tetapi tidak kutemui.”
(Kidung Agung 3:2)

Cinta bukan sekadar perasaan yang hangat, bukan sekadar pelukan dan kata-kata manis. Cinta adalah misteri yang dalam, yang ditulis oleh Tuhan, dijaga oleh doa, dan dibentuk oleh kerja keras. Inilah yang dijalani dan disaksikan oleh pasangan Paulus Gerardus Hurint dan Chatarina Anita Prasetyawati selama 13 tahun perjalanan pernikahan mereka—sebuah peziarahan panjang menuju kesucian dalam keluarga.

Pernikahan: Perjumpaan Dua Jiwa dalam Rahmat Tuhan

Pada tanggal 2 Juli 2012, di Gereja Santa Theresia Lisieux Boro, Kulon Progo, Yogyakarta, Paulus dan Anita mengikat janji suci dalam Sakramen Perkawinan. Dalam berkat yang dipimpin oleh RD, Yohanes Yunuar Ismadi, Pr., mereka tidak hanya bersatu secara jasmani, tetapi juga secara rohani dalam Tuhan.

Moto cinta mereka diambil dari Kidung Agung 3:2,

“Kucari Dia, Jantung Hatiku.”

Ini adalah pengakuan dan penyerahan—bahwa cinta sejati selalu dimulai dari pencarian yang tulus dan keinginan untuk menemukan satu jiwa yang akan menjadi teman seumur hidup.

Cinta yang Tidak Mudah, Tapi Selalu Layak

Perkawinan bukanlah tempat di mana dua orang yang sempurna hidup bersama, melainkan dua orang yang saling menyempurnakan lewat pengampunan dan pengorbanan.

“Hati kami sering teduh dalam kasih, tapi juga harus sekuat karang saat badai datang.”

Dalam 13 tahun ini, Paulus dan Anita telah melewati pelbagai musim:
musim tawa dan musim air mata, musim tenang dan musim gelisah.
Namun mereka memilih untuk tidak menyerah—karena mereka percaya, cinta adalah pekerjaan harian yang disiram oleh doa dan ditopang oleh ketekunan.

 

Keluarga yang Diberkati: Grey dan ArniDua malaikat kecil hadir dalam kehidupan mereka: • Grey (Yohanes Graciano Laka Hurint), kini usia 12 tahun, masuk SMP. • Arni (Susana Sukarni Hurint), usia 6 tahun, memulai langkah di SD. “Tuhan sudah menulis nama mereka dalam rahim doa, bahkan sebelum bumi penuh isi.”
Keluarga yang Diberkati: Grey dan Arni Dua malaikat kecil hadir dalam kehidupan mereka: • Grey (Yohanes Graciano Laka Hurint), kini usia 12 tahun, masuk SMP.
• Arni (Susana Sukarni Hurint), usia 6 tahun, memulai langkah di SD. “Tuhan sudah menulis nama mereka dalam rahim doa, bahkan sebelum bumi penuh isi.”

13 Tahun, 13 Berkat

Tiga belas bukan angka sial. Bagi mereka, 13 adalah angka rahmat, angka perjuangan, angka kemenangan kasih.

  1. Tahun pertama: Janji yang diucapkan dengan gemetar tapi yakin.
  2. Tahun kedua: Penyesuaian penuh tantangan.
  3. Tahun ketiga: Lahirnya Yohanes Graciano, si bintang kecil.
  4. Tahun keempat: Ekonomi diuji, tangan digenggam erat.
  5. Tahun kelima: Doa-doa mulai dijawab perlahan.
  6. Tahun keenam: Melayani Tuhan bersama di tengah keluarga.
  7. Tahun ketujuh: Rumah jadi tempat doa dan penyembuhan.
  8. Tahun kedelapan: Kesetiaan diuji, namun tak goyah.
  9. Tahun kesembilan: Hadirnya Arni, bunga kecil penuh warna.
  10. Tahun kesepuluh: Rasa syukur menyelimuti rumah tangga.
  11. Tahun kesebelas: Bersatu dalam membesarkan anak-anak.
  12. Tahun kedua belas: Semakin mendalam dalam iman.
  13. Tahun ketiga belas: Mencintai sebagai jalan menuju kekudusan.

“Cinta sejati bukanlah tanpa luka, tetapi luka yang disembuhkan dalam pelukan kasih Tuhan.”

 

Keluarga yang Diberkati: Grey dan Arni

Dua malaikat kecil hadir dalam kehidupan mereka:

  • Grey (Yohanes Graciano Laka Hurint), kini usia 12 tahun, masuk SMP.
  • Arni (Susana Sukarni Hurint), usia 6 tahun, memulai langkah di SD.

“Tuhan sudah menulis nama mereka dalam rahim doa, bahkan sebelum bumi penuh isi.”

Grey dan Arni bukan hanya anak-anak biasa. Mereka adalah buah cinta dan kerja sama, hasil dari doa yang tak henti dan cinta yang tak putus. Anak-anak ini dibesarkan bukan hanya dengan kasih sayang, tetapi juga dalam nilai iman, kesetiaan, dan pelayanan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.