LEMBATA, FaktahukumNTT.com – 4 April 2023

Segenap civitas academika STP Reinha Larantuka yang melakukan Pengabdian kepada Masayarat (PkM) melalui kegiatan Live in  di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora, Lembata mengajak masyarakat setempat untuk peduli lingkungan. Kegiatan PkM yang dihadiri oleh dosen dan tenaga  kependidikan serta mahasiswa yang berjumlah 121 orang tersebut mampu menghipnotis warga setempat.

Kehadiran sejak sabtu siang membuat segenap umat Paroki Lamahora senang karena mereka tidak hadir hanya untuk mengajarkan urusan religius semata tetapi mampu menggugat kesadaran ekologis umat paroki.

Di tengah-tengah kesibukan sebagai seorang mahasiswa, mereka tetap turun gunung memberikan edukasi dan menggugah kesadaran kami untuk selalu dan senantiasi mencintai ibu bumi rumah kita.

Ajakan para peserta live in merupakan bagian integral dari tema APP tahun 2023 ini yakni “Keadilan Ekologis sebagai Ekspresi Iman”. Pantauan media, kegiatan cinta atau peduli alam ibu bumi rumah kita merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PkM oleh segenap civitas akademika STP Reinha Larantuka di Lamahora.

Selain melakukan pendataan umat, Bina Iman Anak, Katese, doa bersama di Komunitas Basis Gerejani. Segenap civitas akademika STP Reinha Larantuka melakukan kegiatan eko pastoral bersama umat Paroki Lamahora.

Kegiatan Eko-pastoral dilakukan selama dua hari dengan empat lokasi yang berbeda yakni di Gua Maria Paroki Lamahora, Pekuburan Umum Paroki  Lamahora pada hari pertama Senin, 27 Maret 2023 dan juga di RSUD Lewoleba dan Gereja Paroki Lamahora pada hari kedua, Selasa, 28 Maret 2023.

Kegiatan ini dilakukan sejak pukul 08.00 sampai dengan 12.00 bersama umat tiap lingkungan. Ketua Panitia kegiatan PkM, Vinsensius Floarianus Sogen mengatakan bahwa kegiatan eko-pastoral yang dilakukan oleh mahasiswa bersama umat merupakan bagian dari ekspresi iman untuk mewujudkan ibu bumi rumah kita menjadi lebih baik, lebih nyaman untuk dihuni.

Sebagai ciptaan Tuhan, kita dipanggil untuk menjaga, merawat dan memelihara alam ciptaan sebagai saudari, ibu yang selalu dan senantiasi memberikan segalanya bagi kita”.

Selain melakukan kegiatan bersama di atas, para mahasiswa yang melebur dan tinggal bersama umat KBG juga melakukan aksi peduli alam lainnya seperti memungut sampah di sekitar tempat tinggal mereka, membersihkan halaman, menanam bunga dan tanaman toga di pekarangan rumah.

Aksi peduli ibu bumi rumah kita lainnya juga dilakukan secara berbeda oleh umat lingkungan Antonius Padua Lamahora, KBG Benediktus. Umat KBG bersama mahasiswa melakukan aksi peduli alam di tahun ekologis dengan menanam pohon Malapari di pinggir pantai sekitar Bandara Wunopito Lembata pada hari selasa, 28 Maret 2023.

Kegiatan ini dilakukan mulai pukul 15.00 sampai dengan 16.30 dan dihadiri oleh umat KBG dan mahasiswa yang berjumlah 40 orang.  Kegiatan ini tentu saja sangat bermanfaat bagi mahasiwa dan umat paroki Lamahora karena dapat menumbuhkan kesadaran ekologis pada tahun ekologis ini.

Yosep Belen Keban selaku dosen pendamping kegiatan PkM mahasiswa juga menyatakan bahwa ibu bumi rumah kita saat ini diperlakukan secara tidak adil, kita masih membuang sampah secara sembarangan dan juga kita begitu jauh dari kesadaran untuk mencintai alam.

Melalui kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran umat dan mahasiswa sejak dini untuk bersikap dan berprilaku yang baik terhadap alam ciptaan lainnya, himbaunya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.