Dari penggeledahan di SLB, tim penyidik berhasil mengamankan tiga kotak dokumen dari ruang kerja Kepala Sekolah dan Bendahara.
Yupiter Selan menegaskan bahwa langkah penggeledahan ini adalah bagian dari komitmen Kejaksaan Negeri Lembata untuk menuntaskan kasus korupsi yang telah merugikan negara dan masyarakat.
“Kami akan terus mendalami setiap bukti yang telah kami peroleh untuk memastikan semua yang terlibat dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.
Penggeledahan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu diharapkan dapat mengungkap lebih banyak bukti terkait praktik korupsi yang merajalela di sektor pembangunan infrastruktur dan pendidikan di Lembata.
Kejaksaan Negeri Lembata berjanji akan menindaklanjuti temuan-temuan ini dengan proses hukum yang transparan dan akuntabel.
Publik di Lembata kini menanti perkembangan selanjutnya dari kasus ini. Dengan penegakan hukum yang tegas, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum dapat terus terjaga.
Kejaksaan Negeri Lembata berkomitmen untuk membawa para pelaku korupsi ke pengadilan dan mengembalikan hak-hak rakyat yang telah dirampas melalui tindakan korupsi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
